Lumajang, Satu Detik – UPT Puskesmas Pasrujambe, Kabupaten Lumajang menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektoral (Minilokakarya) di Kantor Kecamatan Pasrujambe, Rabu (26/2/2025).
Kegiatan ini merupakan suatu pertemuan antar petugas Puskesmas dengan sejumlah sektor terkait. Diantaranya untuk meningkatkan kerjasama tim, memantau cakupan pelayanan Puskesmas serta membina peran serta masyarakat secara terpadu agar dapat meningkatkan fungsi Puskesmas.
Dalam pertemuan di triwulan pertama 2025 ini dihadiri Camat Pasrujambe, Perwakilan Kapolsek Pasrujambe, Koramil Pasrujambe, Kepala Puskesmas Pasrujambe, Kepala Desa di Kecamatan Pasrujambe, serta DPRD Kabupaten Lumajang dan unsur lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Pasrujambe Muhammad Saiful, S.A.P., mengatakan, acara minilokakarya Lintas Sektor ini untuk menggali permasalahan bidang kesehatan dan yang terkait di wilayah kerja Puskesmas serta untuk mencari solusi dan juga mengkomunikasikan program-program dan kegiatan yang sedang dan akan dilaksanakan oleh Puskesmas maupun dari lintas sektor khususnya di bidang kesehatan.
“Pelaksanaan minilokakarya puskesmas ini sebagai implementasi terhadap amanat permenkes tentang manajemen puskesmas serta sebagai bentuk dukungan kepada puskesmas dalam melaksanakan tugasnya sebagai penyelenggara layanan kesehatan di wilayahnya,” ujar Saiful sapaan akrab camat pasrujambe.
Karena kesehatan memiliki relasi dan dampak besar pada semua sektor, seperti ekonomi, pendidikan, sosial dan sebagainya. Dalam kegiatan minilokakarya tribulan pertama tahun anggaran 2025 ini, setiap posyandu yang ada di desa-desa akan mendapatkan anggaran Rp 18 juta per tahun.
Selain itu, masyarakat nantinya tidak perlu khawatir masalah biaya ketika mau berobat ke puskesmas, karena layanan berobat gratis tahun ini akan diberlakukan lagi oleh Bupati Lumajang Ir. Hj Indah Amperawati, M.s,i., (Bunda Indah).
“Untuk anggaran tahun ini, setiap Posyandu yang ada di desa mendapatkan anggaran Rp 18 juta per tahun, bahkan masyarakat nanti tidak usah khawatir lagi jika mau berobat, layanan berobat gratis di puskesmas akan diberlakukan lagi oleh Bunda Indah,” tuturnya.
Kemudian membangun komitmen, menyatukan misi ditingkatkan pemangku kepentingan, camat sebagai pemerintah kecamatan, kepala desa sebagai representasi masyarakat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan puskesmas sebagai instansi kesehatan untuk sama-sama bersinergi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Dengan lokakarya lintas sektor ini diharapkan mendapat dukungan dan masukan dari lintas sektoral dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan yg lebih baik kepada masyarakat,” pungkasnya. (budi)
Penulis : Budianto
Editor : Mujibul Choir

















