Lumajang, Satu Detik – Tokoh masyarakat Desa Kalipenggung Kecamatan Randuagung, H. Buari membangun jembatan dengan uang pribadi demi masyarakat setempat.
Jembatan yang berada di bawah SD Negeri 02 Desa Kalipenggung, Jalan Kalibanter Randuagung tersebut menghabiskan dana sekitar Rp 200 juta lebih.
“Jembatan ini menghabiskan dana kurang lebih 200 juta lebih. Itu termasuk ganti lahan milik warga yang kita pakai untuk jalur jembatan,” ungkap H. Buari, Selasa (25/03/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
H. Buari yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Lumajang dan kepala desa 2 periode ini mengaku membangun jembatan tersebut karena prihatin, warga di Dusun Jaba’an aktifitasnya harus nyebrang sungai melalui jalan setapak yang licin.
“Anak sekolah, warga yang akan bekerja, ke masjid dari Dusun Kalibanter ke Dusun Jaba’an harus melintas jalan setapak sepanjang 100 meter menyeberangi sungai, sehingga akses jembatan ini sangat dibutuhkan,” tambahnya.
Kondisi tersebut mengetuk hati H. Buari, hingga akhirnya sejak pertengahan Januari 2025 hingga akhir Maret ini, jembatan tersebut dibangun selama 2,5 bulan.
“Pakai tukang langganan kami dan dibantu gotong royong, 2,5 bulan selesai,” jelasnya.
Sebenarnya pada tahun 2022 H. Buari telah mengajukan anggaran melalui Jasmas dewan untuk membangun jembatan di lokasi itu.
Karena tidak direkom oleh pemerintah desa saat itu, maka Buari mengajak rembug warga untuk bersama membangun jembatan memakai anggaran pribadinya.
“Maaf kalau untuk warga, kesampingkan kepentingan politik. Ini tabungan saya di akhirat nanti,” tuturnya.
Melihat bangunan jembatan tersebut, Bupati Lumajang, Bunda Indah Amperawati, mengaku terkejut dan merasa malu, karena ada tokoh yang rela membangun akses jalan masyarakat dengan dana pribadi.
“Jembatan ini saya yakin sangat bermanfaat bagi masyarakat, dan saya sangat bersyukur langkah Abah Buari akan terus dikenang sebagai amal kebaikan oleh masyarakat,” pungkasnya. (yon/har)
Penulis : Yoni Kristiono
Editor : Mujibul Choir

















