Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia, Aksi Tanam Pohon Digelar di Sumber Pakel Lumajang

- Penulis Berita

Thursday, 22 May 2025 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Kemenag Lumajang Achmad Faisol Syaifullah

Kepala Kantor Kemenag Lumajang Achmad Faisol Syaifullah

Lumajang, Satu Detik – Dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia, Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang menggelar aksi lingkungan dan edukasi pada Kamis (22/5/2025).

Kegiatan ini dipusatkan di kawasan sumber mata air Sumber Pakel, Desa Tanggung, Kecamatan Padang, Lumajang.

Penanaman pohon menjadi salah satu agenda utama dalam kegiatan bertema Gerakan Penyuluh Cinta Bumi ini. Namun, tak hanya itu, para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan sampah berbasis zero waste serta pelatihan pembuatan eco enzyme.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Harian Kepala DLH Lumajang, Agus Rohman Rojak, menyatakan bahwa kegiatan ini tidak sekadar aksi simbolis, melainkan juga mengusung nilai edukatif dan sosial.

“Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa harmoni antara spiritualitas dan ekologi adalah fondasi penting untuk masa depan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Gerakan ini menjadi pesan kuat dari Lumajang untuk Indonesia: menjaga bumi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga panggilan moral dan spiritual seluruh elemen masyarakat.

Kepala Kantor Kemenag Lumajang, Achmad Faisol Syaifullah, menekankan bahwa ajaran agama sangat relevan dalam membangun etika ekologis. Ia menegaskan bahwa merawat bumi bukan sekadar kewajiban moral, tetapi juga perintah Ilahi.

“Agama dan lingkungan tak bisa dipisahkan. Ecoteologi menjadi jembatan antara iman dan aksi nyata. Penyuluh agama hari ini harus mampu bicara soal sampah, air, dan pohon bukan hanya surga dan neraka,” ungkapnya.

Gerakan ini menjadi langkah awal dari upaya sistematis untuk menjadikan penyuluh agama sebagai corong perubahan lingkungan di tingkat komunitas, sekaligus menginspirasi kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan berkelanjutan.

DLH dan Kemenag Lumajang berharap, inisiatif ini berkembang menjadi gerakan nasional: “Dari Lumajang untuk Indonesia yang lebih hijau, lebih sadar, dan lebih bertanggung jawab. (Hari)

Facebook Comments Box

Penulis : Hariyanto

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Bupati Lumajang Tekankan Anggaran Desa Harus Tepat Sasaran dan Berbasis Kebutuhan Warga
Integritas Jadi Kunci Tata Kelola Desa, Bupati Lumajang Tekankan Komitmen Aparatur
Bunda Indah : Kolaborasi Jadi Kunci Penguatan Mutu Pendidikan di Lumajang
Penguatan Kepala Sekolah di Lumajang, Upaya Mendorong Pendidikan Usia Dini Lebih Terarah
Waspada, Gunung Semeru di Lumajang Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 1.100 Meter
Komunitas di Lumajang Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan
Modernisasi Pertanian Lumajang Beralih ke Reformasi Sistem Produksi
Generasi Muda Ubah Wajah Pertanian Lumajang Lewat Brigade Pangan

Berita Terkait

Tuesday, 7 April 2026 - 17:30 WIB

Bupati Lumajang Tekankan Anggaran Desa Harus Tepat Sasaran dan Berbasis Kebutuhan Warga

Tuesday, 7 April 2026 - 17:17 WIB

Integritas Jadi Kunci Tata Kelola Desa, Bupati Lumajang Tekankan Komitmen Aparatur

Tuesday, 7 April 2026 - 17:13 WIB

Bunda Indah : Kolaborasi Jadi Kunci Penguatan Mutu Pendidikan di Lumajang

Tuesday, 7 April 2026 - 16:47 WIB

Penguatan Kepala Sekolah di Lumajang, Upaya Mendorong Pendidikan Usia Dini Lebih Terarah

Monday, 6 April 2026 - 17:53 WIB

Waspada, Gunung Semeru di Lumajang Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 1.100 Meter

Monday, 6 April 2026 - 17:11 WIB

Modernisasi Pertanian Lumajang Beralih ke Reformasi Sistem Produksi

Monday, 6 April 2026 - 17:01 WIB

Generasi Muda Ubah Wajah Pertanian Lumajang Lewat Brigade Pangan

Monday, 6 April 2026 - 12:52 WIB

Kodim 0821 bersama Pusterad Mabes TNI AD Berikan Cinderamata kepada Awak Media di Lumajang

Berita Terbaru