Lumajang, Satu Detik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menggenjot capaian Universal Health Coverage (UHC). Hal ini demi memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil dan setara.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati mengungkapkan, masih terdapat lebih dari 118 ribu jiwa di Lumajang yang belum menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kondisi ini membuat Lumajang menempati peringkat ke-32 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur dalam capaian UHC. Saat ini, masih ada 14 kabupaten/kota di provinsi tersebut yang belum mencapai status UHC.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk tahun 2025, Pemkab Lumajang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp50,67 miliar melalui Dinas Kesehatan guna mendanai kepesertaan JKN. Namun, anggaran itu hanya mampu mencakup 15.520 jiwa dari total 126.599 peserta yang dibiayai melalui APBD,” ujar bupati dalam rapat koordinasi UHC di Ruang Mahameru, Kantor Bupati Lumajang, Rabu (21/5/2025)
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen mempercepat pencapaian UHC melalui kolaborasi lintas sektor. Komitmen ini juga merujuk pada Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Percepatan Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional.
Indah menekankan bahwa pencapaian UHC bukan semata-mata diukur dari statistik, melainkan dari keberhasilan pemerintah dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang sehat, inklusif, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. (Hari)
Penulis : Hariyanto
Editor : Mujibul Choir

















