Durian Kembang Lumajang Resmi Jadi Varietas Unggul Nasional

- Penulis Berita

Friday, 30 May 2025 - 04:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan bibit durian kembang Lumajang

Ribuan bibit durian kembang Lumajang

Lumajang, Satu Detik – Durian Kembang, buah lokal khas Lumajang, Jawa Timur, kini resmi menyandang status sebagai varietas unggul nasional.

Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor 516/Kpts/PV240/D/VII/2024, yang menjadi tonggak penting bagi sektor pertanian Lumajang menuju pengakuan di tingkat nasional.

Deklarasi ini disampaikan dalam kegiatan Rembuk Tani dan Penanaman Durian Kembang yang digelar sebagai ajang pertemuan antara petani, pemerintah, dan semangat baru dalam pengembangan hortikultura.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Lumajang, Hari Susiati, menyebut bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan inovasi para petani dan pemangku kepentingan.

“Kerja keras dan inovasi tidak pernah mengkhianati hasil. Ini adalah bukti nyata bahwa potensi lokal kita mampu bersaing secara nasional,” ujar Hari.

Durian Kembang dikenal memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari varietas lain. Dengan daging buah yang tebal, punel, kering, serta tidak lengket di tangan, durian ini digadang-gadang akan memikat pasar domestik dan internasional.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, Retno Wulan Andari, menilai pengakuan ini sebagai peluang emas.

Menurutnya, durian Kembang berpotensi besar menembus pasar regional hingga ekspor, dengan harga jual yang mencapai Rp100 ribu per kilogram.

“Sudah ada petani yang merasakan langsung manfaatnya. Pak Juri, misalnya, menyebut masa panen durian Kembang sebagai ‘lebaran petani’. Ini momentum yang harus kita kelola dengan serius,” tutur Retno.

Pemerintah Kabupaten Lumajang menargetkan dalam lima tahun ke depan, Durian Kembang akan menjadi ikon ekspor hortikultura unggulan. Selain meningkatkan perekonomian desa, langkah ini diharapkan mampu membawa nama Indonesia bersaing di pasar buah dunia. (Hari)

Facebook Comments Box

Penulis : Hariyanto

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap
Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib
Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu
Satlantas Polres Lumajang Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Minak Koncar
PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten
PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni
DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah
DPRD Lumajang Soroti Ketidakjelasan Status Sekolah Swasta yang Layak Dinegerikan

Berita Terkait

Tuesday, 10 February 2026 - 21:58 WIB

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 February 2026 - 21:55 WIB

Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib

Tuesday, 10 February 2026 - 21:51 WIB

Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu

Monday, 9 February 2026 - 23:25 WIB

PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten

Monday, 9 February 2026 - 23:22 WIB

PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni

Tuesday, 3 February 2026 - 23:07 WIB

DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah

Tuesday, 3 February 2026 - 23:00 WIB

DPRD Lumajang Soroti Ketidakjelasan Status Sekolah Swasta yang Layak Dinegerikan

Tuesday, 3 February 2026 - 05:11 WIB

Bawa Puluhan Gram Sabu, 2 Pria Pengendara Mobil Calya Diciduk Polisi di Jalur Trans Kalimantan

Berita Terbaru

Kasi Pidm Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto, SH

Daerah

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 Feb 2026 - 21:58 WIB

Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lumajang

Uncategorized

Kades dan Perangkat Desa di Lumajang Belum Terima Gaji Dua Bulan

Monday, 9 Feb 2026 - 23:35 WIB