Lumajang, Satu Detik – Pemerintah Kabupaten Lumajang menunjukkan menyalurkan 250 bibit durian Kembang, varietas unggul asli daerah, kepada Kelompok Tani Sidomakmur di Kecamatan Gucialit.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari visi besar Pemkab menjadikan Lumajang sebagai sentra hortikultura berkelas nasional.
Bibit yang dibagikan berasal dari perbanyakan pohon induk tunggal (PIT) yang tumbuh di wilayah Gucialit, menandai upaya pelestarian dan penguatan komoditas lokal khas Lumajang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Program ini adalah hasil sinergi antara pemerintah, petani, dan pelaku inovasi,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Lumajang, Hari Susiati, dalam kegiatan Rembuk Tani dan penanaman bibit durian yang digelar di Kecamatan Gucialit, Rabu (28/5/2025).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Retno Wulan Andari, menambahkan bahwa Pemkab Lumajang akan mengadakan pelatihan khusus bagi calon penangkar hortikultura pada tahun 2026.
“Tujuannya agar proses perbanyakan bibit bisa dilakukan secara mandiri dan bersertifikat di tingkat lokal,” tegasnya.
Durian Kembang dinilai bukan sekadar komoditas hortikultura, tetapi juga lambang kebanggaan daerah. Dengan distribusi bibit unggul ini, Pemkab Lumajang tak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menyemai harapan baru bagi generasi muda untuk berkiprah di sektor pertanian.(Hari)
Penulis : Hariyanto
Editor : Mujibul Choir

















