Lumajang Susun Dokumen PPKD, Catat 306 Objek Budaya untuk Lima Tahun ke Depan

- Penulis Berita

Wednesday, 4 June 2025 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar pemutakhiran PPKD

Seminar pemutakhiran PPKD

Lumajang, Satu Detik – Pemerintah Kabupaten Lumajang resmi merampungkan penyusunan dokumen Pokok-Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) untuk periode 2025–2030.

Dokumen tersebut mencatat sebanyak 306 objek budaya yang menjadi dasar perencanaan pelestarian dan pengembangan kebudayaan daerah selama lima tahun ke depan.

Kepala Bidang Kebudayaan dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Lumajang, Muhammad Suhudi, mengatakan bahwa PPKD merupakan dokumen strategis yang disusun melalui riset lapangan, kajian dokumen, serta masukan dari komunitas budaya dan tokoh masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PPKD ini tidak hanya mencatat objek budaya, tetapi menjadi landasan kebijakan yang memuat arah pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan budaya daerah secara berkelanjutan,” ujar Suhudi dalam seminar pemutakhiran PPKD di Aula Dindikbud Lumajang, Rabu, 4 Juni 2025.

Dari total 306 objek budaya yang tercatat, sebanyak 160 di antaranya merupakan cagar budaya dan 146 merupakan Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK).

OPK tersebut dikelompokkan dalam sepuluh domain kebudayaan, yakni tradisi lisan, manuskrip, ritus, seni, bahasa, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, adat istiadat, permainan rakyat, dan olahraga tradisional.

Dindikbud menargetkan proses pemutakhiran PPKD rampung pada triwulan ketiga tahun 2025.

Dokumen ini nantinya akan menjadi acuan lintas sektor dalam perencanaan pembangunan daerah, termasuk sektor pendidikan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

“Dengan fondasi data budaya yang kuat, Lumajang siap melangkah maju menjaga dan mengembangkan warisan budaya untuk generasi masa depan yang cerdas dan berkarakter,” tambah Suhudi.

Seminar pemutakhiran PPKD tersebut turut diikuti oleh para guru mata pelajaran Seni Budaya jenjang SMP. Tujuannya agar kekayaan budaya lokal dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran di sekolah, sehingga pelestarian budaya berlangsung secara hidup dan kontekstual.( Hari )

Facebook Comments Box

Penulis : Hariyanto

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Bupati Sebut TPP Jadi Kunci Keberhasilan 20 Program Prioritas di Lumajang
Pengelolaan Bromo Tengger Semeru Perlu Sinergi Antar Daerah
Pemkab Lumajang Siapkan Rp 2,9 Miliar untuk Perbaikan Jalan PB Sudirman
Diduga Jadi Korban Perkosaan Tetangganya, Perempuan Berkebutuhan Khusus di Lumajang Hamil 3,5 Bulan
Pemkab Lumajang Tindak Tegas Oplosan LPG, Dorong Kesadaran Publik Jaga Distribusi
Pernah Alami Minus, Kini Angka Data Statistik Menunjukkan Ekonomi Lumajang Menguat
Jalin Keterbukaan Informasi, Waka ADM SKPH Lumajang Kunjungi Kantor PWI
Geger! Oknum Kades di Kecamatan Padang Lumajang Diciduk Polda Jatim, Diduga Soal Narkoba

Berita Terkait

Tuesday, 14 April 2026 - 18:38 WIB

Bupati Sebut TPP Jadi Kunci Keberhasilan 20 Program Prioritas di Lumajang

Tuesday, 14 April 2026 - 18:34 WIB

Pengelolaan Bromo Tengger Semeru Perlu Sinergi Antar Daerah

Monday, 13 April 2026 - 20:29 WIB

Pemkab Lumajang Siapkan Rp 2,9 Miliar untuk Perbaikan Jalan PB Sudirman

Monday, 13 April 2026 - 20:25 WIB

Diduga Jadi Korban Perkosaan Tetangganya, Perempuan Berkebutuhan Khusus di Lumajang Hamil 3,5 Bulan

Monday, 13 April 2026 - 19:07 WIB

Pemkab Lumajang Tindak Tegas Oplosan LPG, Dorong Kesadaran Publik Jaga Distribusi

Monday, 13 April 2026 - 12:25 WIB

Pernah Alami Minus, Kini Angka Data Statistik Menunjukkan Ekonomi Lumajang Menguat

Monday, 13 April 2026 - 12:21 WIB

Jalin Keterbukaan Informasi, Waka ADM SKPH Lumajang Kunjungi Kantor PWI

Saturday, 11 April 2026 - 22:14 WIB

Geger! Oknum Kades di Kecamatan Padang Lumajang Diciduk Polda Jatim, Diduga Soal Narkoba

Berita Terbaru