Lumajang, Satu Detik – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali erupsi yang terjadi sekitar pukul 10.37 WIB, dengan memuntahkan asap kelabu setinggi 1.000 meter dari kawah Jonggring Saloko Rabu (2/7/2025).
“Terjadi erupsi Gunung Semeru dengan tinggi kolom abu teramati 1.000 meter di atas puncak,” tulis petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru di Gunung Sawur, Mukdas Sofyan, dalam keterangan tertulis.
Erupsi tersebut membuat kolom abu membumbung hingga ketinggian sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, Semeru juga mengalami dua kali letusan pada pukul 07.00 dan 07.55 WIB dengan ketinggian abu mencapai 700 meter.
Laporan PPGA Semeru menyebutkan, sepanjang Selasa (1/7/2025), tercatat 34 kali erupsi. Namun, sebagian besar tidak teramati secara visual karena gunung tertutup kabut tebal.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, menjelaskan bahwa saat ini status aktivitas Gunung Semeru masih berada di Level II atau Waspada.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara, terutama di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 8 kilometer dari puncak.
“Di luar jarak tersebut, masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar bisa mencapai 13 kilometer,” tegas Yudhi.
Ia juga mengingatkan potensi banjir lahar meningkat karena curah hujan yang tinggi di kawasan Semeru dalam beberapa hari terakhir.
“Waspada terhadap potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru,” pungkasnya.(Hari)
Penulis : Hariyanto
Editor : Mujibul Choir

















