Kabupaten Lumajang, Satu Detik – Desa Burno di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, dinilai memiliki ketahanan pangan yang tangguh dan layak menjadi percontohan bagi desa-desa lain. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., saat melakukan kunjungan ke wilayah tersebut.
Desa Burno dikenal sebagai penghasil berbagai komoditas pangan seperti padi dan umbi-umbian yang berkualitas dan dapat menjadi alternatif pengganti beras. Selain itu, kawasan hutan desa ini juga dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tanaman pangan di bawah tegakan pohon.
“Ketahanan pangannya sangat kuat, ada talas, tanaman kopi dan kapulaga yang tumbuh subur di bawah tanaman tegakannya,” ungkap Bunda Indah, sapaan Bupati Lumajang, Kamis (7/8/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya unggul dalam produksi pangan, Desa Burno juga menunjukkan kemandirian energi. Warga tidak tergantung pada gas LPG karena mampu mengolah biogas dari kotoran ternak untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk memasak dan kegiatan industri rumahan.
Bahkan di salah satu dusunnya, masyarakat mampu menghasilkan listrik sendiri melalui teknologi mikro hidro tanpa bergantung pada pasokan listrik PLN.
“Ada dusun yang memanfaatkan teknologi mikro hidro sebagai pengganti listrik PLN. Artinya, desa ini jika dikembangkan sedemikian rupa, Desa Burno bisa jadi desa yang sangat kuat dan mandiri,” pungkasnya.
Kekuatan Desa Burno dalam memanfaatkan sumber daya lokal secara maksimal menjadikannya sebagai model nyata desa mandiri yang resilien terhadap krisis energi dan pangan. (red)
Penulis : redaksi
Editor : MJ Choir

















