Bupati Lumajang Soroti Angka Putus Sekolah di Pasirian, Tergiur Kerja Tambang Pasir

- Penulis Berita

Wednesday, 24 September 2025 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lumajang Indah Amperwati saat berkunjung ke SD Negeri 6 Pasirian

Bupati Lumajang Indah Amperwati saat berkunjung ke SD Negeri 6 Pasirian

Lumajang, Satu Detik – Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si, menyoroti tingginya angka putus sekolah di Kecamatan Pasirian, Candipuro, dan Randuagung. Hal itu disampaikan saat melaksanakan program Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu (Setor Madu) di Kecamatan Pasirian, Rabu (24/9/2025).

Menurut Bunda Indah, sapaan akrabnya, banyak anak usia sekolah yang memilih bekerja, terutama di sektor tambang pasir dan perkebunan, dibanding melanjutkan pendidikan.

“Fenomena ini cukup menggelitik. Mereka tergiur dengan upah harian di tambang pasir yang bisa mencapai Rp100 ribu hingga Rp200 ribu,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan perlunya keterlibatan semua pihak, terutama orang tua, untuk mencegah anak-anak berhenti sekolah.

“Jangan biarkan anak-anak terlena dengan pekerjaan. Pendidikan itu sangat penting untuk masa depan. Kalau tidak sekolah formal, bisa mondok di pesantren. Intinya harus tetap mendapat pendidikan di mana pun,” tegasnya.

Bunda Indah juga menduga tingginya angka putus sekolah berkaitan erat dengan praktik pernikahan dini. Pemerintah bersama para pemangku kepentingan terus berupaya memberikan pemahaman terkait risiko yang ditimbulkan.

“Kalau putus sekolahnya karena tidak mampu membiayai, kita bantu. Baik biaya sekolah, perlengkapan, maupun seragam. Kalau ada yang seperti itu, segera laporkan ke camat atau WA saya langsung, biar bisa kita bantu,” tambahnya.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, tercatat sekitar 1.739 anak putus sekolah. Rinciannya, 382 anak berhenti di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan 1.347 anak di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sebagai bentuk motivasi, Bunda Indah juga rutin membagikan sepatu gratis di setiap kunjungan.

“Dalam sehari ada sekitar 60 pasang sepatu yang saya bagikan. Kalau melihat siswa sepatunya rusak atau jebol, pasti langsung saya ganti,” pungkasnya. (hari)

Facebook Comments Box

Penulis : Hariyanto

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Belasan Aktivis PMII Aksi Bungkam di Depan Polres Lumajang
GPM Lumajang Salurkan Puluhan Ton Pangan, Tekan Harga dan Jaga Daya Beli Warga
DPRD Lumajang Soroti Kesiapan Pemerintah Hadapi Gempuran Teknologi dan AI
Penghuni New Site Development di Handel Bere Kapuas di Data Ulang
Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap
Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib
Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu
Satlantas Polres Lumajang Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Minak Koncar

Berita Terkait

Thursday, 12 February 2026 - 21:02 WIB

Belasan Aktivis PMII Aksi Bungkam di Depan Polres Lumajang

Thursday, 12 February 2026 - 20:42 WIB

GPM Lumajang Salurkan Puluhan Ton Pangan, Tekan Harga dan Jaga Daya Beli Warga

Thursday, 12 February 2026 - 20:37 WIB

DPRD Lumajang Soroti Kesiapan Pemerintah Hadapi Gempuran Teknologi dan AI

Thursday, 12 February 2026 - 10:18 WIB

Penghuni New Site Development di Handel Bere Kapuas di Data Ulang

Tuesday, 10 February 2026 - 21:58 WIB

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 February 2026 - 21:55 WIB

Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib

Tuesday, 10 February 2026 - 21:51 WIB

Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu

Monday, 9 February 2026 - 23:28 WIB

Satlantas Polres Lumajang Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Minak Koncar

Berita Terbaru

Belasan Aktivis PMII Lumajang saat aksi bungkam di depan Polres Lumajang

Daerah

Belasan Aktivis PMII Aksi Bungkam di Depan Polres Lumajang

Thursday, 12 Feb 2026 - 21:02 WIB