5 Hari Hilang, Perempuan Berjilbab Ditemukan Tewas di Jurang Pagowan Lumajang

- Penulis Berita

Monday, 29 September 2025 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan bersama warga usai mengevakuasi mayat korban

Petugas gabungan bersama warga usai mengevakuasi mayat korban

Lumajang, Satu Detik – Warga Desa Pagowan, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang digemparkan penemuan mayat perempuan berjilbab.

Korban ditemukan tergeletak di sebuah jurang dengan kedalaman sekitar 50 meter. Sulitnya medan membuat petugas bersama warga kesulitan melakukan evakuasi.

Muhammad Saiful, Camat Pasrujambe menyampaikan, korban diketahui bernama Sundriah (66), warga Desa Jambearum, Kecamatan Pasrujambe.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mayat korban ditemukan tergeletak di lahan milik Banjar, dengan posisi telentang.

“Tadi pagi ditemukan, sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah olah TKP terus dievakuasi melewati medan curam. Beberapa kali ada yang jatuh waktu mengevakuasi,” ungkap Saiful ketika dikonfirmasi, Senin (29/9/2025).

Ia menjelaskan, korban sebelumnya sempat dikabarkan hilang dari rumah selama 5 hari. Sampai akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa itu.

Diduga sebelum meninggal, korban mencari kayu bakar kemudian jatuh dan tewas.

“Korban sudah pikun, sehingga tidak tau jalan pulang dan meninggal di situ,” jelasnya.

Kapolsek Pasrujambe, Iptu Purwatiningsih ketika dikonfirmasi menegaskan, dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda adanya penganiayaan.

Setelah dievakuasi, korban langsung dipulangkan ke rumah duka dan dimakamkan.

Pihak keluarga korban menolak ketika hendak dilakukan pemeriksaan lebih mendalam. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai.

“Dari hasil pemeriksaan dokter korban diperkirakan tewas sejak 2 hari yang lalu. Dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda jika korban jatuh, karena tidak ditemukan luka,” tutupnya (mrus)

Facebook Comments Box

Penulis : Makhrus

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Penghuni New Site Development di Handel Bere Kapuas di Data Ulang
Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap
Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib
Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu
Satlantas Polres Lumajang Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Minak Koncar
PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten
PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni
DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah

Berita Terkait

Thursday, 12 February 2026 - 10:18 WIB

Penghuni New Site Development di Handel Bere Kapuas di Data Ulang

Tuesday, 10 February 2026 - 21:58 WIB

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 February 2026 - 21:55 WIB

Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib

Tuesday, 10 February 2026 - 21:51 WIB

Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu

Monday, 9 February 2026 - 23:28 WIB

Satlantas Polres Lumajang Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Minak Koncar

Monday, 9 February 2026 - 23:25 WIB

PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten

Monday, 9 February 2026 - 23:22 WIB

PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni

Tuesday, 3 February 2026 - 23:07 WIB

DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah

Berita Terbaru

Kasi Pidm Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto, SH

Daerah

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 Feb 2026 - 21:58 WIB