Besarnya Potensi Batik Berbanding Terbalik Kesejahteraan Pembatik di Lumajang

- Penulis Berita

Sunday, 5 October 2025 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berbagai motif batik yang dipamerkan di Pendopo Arya Wiraraja

Berbagai motif batik yang dipamerkan di Pendopo Arya Wiraraja

Lumajang, Satu Detik – Batik memang menyimpan segudang potensi besar untuk dikembangkan dari berbagai sektor bidang, khususnya di Kabupaten Lumajang.

Seperti wisata edukasi, wisata belanja batik, sampai budaya dan lain-lain sebagainya.

Di sisi lain ternyata potensi itu justru berbanding terbalik bagi kesejahteraan perajin batik khas Lumajangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agus, salahsatu pembatik asal Pasirian mengaku jika dirinya lebih banyak menggantungkan hidup dari hasil kegiatan di ladangnya.

Karena hasil dari batik yang digelutinya selama ini jauh dari kata cukup, untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Daya beli masyarakat sejak dilanda pandemi Covid-19 terus anjlok hingga saat ini. Ditambah lagi kesan batik yang harganya cukup mahal, yang hanya diminati kalangan ekonomi menengah ke atas.

“Batik memang tidak akan mati, karena terus dicari orang. Tapi untuk hidup masih sulit,” ungkap Agus

Untuk mendongkrak itu, satu-satunya harapan adalah melalui kebijakan pemerintah. Supaya semua orang bisa mengenakan batik. Utamanya warga Indonesia.

“Biar bagaimana pun, saya terus membatik sampai batik mati atau saya yang mati lebih dulu,” ucapnya dengan semangat.

Baginya, batik bukan sekedar untuk mencari penghidupan. Melainkan sebagai nafas sekaligus warisan.

Walaupun pada kenyataannya, tidak seperti apa yang diharapkan. Ditambah lagi dengan gempuran modernisasi yang mampu menghasilkan kain bermotif batik lebih bagus.

Meski lebih bagus, namun jika tanpa melalui proses yang rumit, kain tersebut tidak bisa disebut batik.

Karena batik merupakan hasil perwujudan rasa, yang ditumpahkan pada setiap goresan canting hingga menjadi sebuah karya unik dan khas.

“Namanya karya seni, pasti melalui perjuangan keras sampai jadi batik. Kain printing itu kan bukan batik meskipun memiliki pola yang sama,” tegasnya.

Ia menilai jika pemuda sekarang lebih cenderung dengan batik ecoprint. Hal itu membuat keberadaan batik tulis makin pudar, karena minimnya regenerasi.

“Pembatik sekarang kebanyakan hanya meneruskan warisan orang tuanya, bukan karena ingin melestarikan budaya. Karena batik kan perlu rasa, kalau tidak punya rasa mana mungkin mau menghabiskan waktu dengan canting,” tandasnya. (mrus)

Facebook Comments Box

Penulis : muachrus

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Sinergi TNI dan Insan Pers, Pusat Teritorial TNI Angkatan Darat Gelar Pembinaan Media Informasi Teritorial di Kodim 0821 Lumajang
Tim Pusterad Mabes TNI AD Kunjungi Markas PWI Kabupaten Lumajang
Perkuat Deteksi Dini, Pemkab Lumajang Tekan Risiko Penyakit Jantung
Tradisi Kupatan di Lumajang Gerakkan Ekonomi Rakyat dan Pariwisata
Lantik 98 PNS, Bupati Lumajang Tekankan Transformasi Budaya Kerja ASN yang Berorientasi Pelayanan
TNI AD Siapkan Batalyon Teritorial Pembangunan untuk Perkuat Pertahanan dan Ketahanan Pangan
Perhutani KPH Probolinggo Lakukan Pengukuran Lahan untuk Rencana Pengembangan KDMP di Lumajang
Pemkab Lumajang Salurkan Dana Tunggu Hunian bagi 43 KK Terdampak Semeru

Berita Terkait

Wednesday, 1 April 2026 - 15:03 WIB

Sinergi TNI dan Insan Pers, Pusat Teritorial TNI Angkatan Darat Gelar Pembinaan Media Informasi Teritorial di Kodim 0821 Lumajang

Wednesday, 1 April 2026 - 14:52 WIB

Tim Pusterad Mabes TNI AD Kunjungi Markas PWI Kabupaten Lumajang

Monday, 30 March 2026 - 20:23 WIB

Perkuat Deteksi Dini, Pemkab Lumajang Tekan Risiko Penyakit Jantung

Monday, 30 March 2026 - 20:04 WIB

Tradisi Kupatan di Lumajang Gerakkan Ekonomi Rakyat dan Pariwisata

Saturday, 14 March 2026 - 04:03 WIB

TNI AD Siapkan Batalyon Teritorial Pembangunan untuk Perkuat Pertahanan dan Ketahanan Pangan

Saturday, 14 March 2026 - 03:41 WIB

Perhutani KPH Probolinggo Lakukan Pengukuran Lahan untuk Rencana Pengembangan KDMP di Lumajang

Thursday, 26 February 2026 - 23:00 WIB

Pemkab Lumajang Salurkan Dana Tunggu Hunian bagi 43 KK Terdampak Semeru

Thursday, 26 February 2026 - 04:23 WIB

Sopir Truk Oleng di Jalan Nasional Lumajang–Probolinggo Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Sekda Lumajang saat menyerahkan tali asih kepada PNS purna tugas

Uncategorized

Pemkab Lumajang Beri Penghargaan kepada 27 PNS Purna Tugas

Monday, 30 Mar 2026 - 20:00 WIB