Lumajang, Satu Detik – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar siap menghadapi tantangan industri modern.
Melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), berbagai program pelatihan keterampilan digelar dengan dukungan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025.
“Tujuan pelatihan keterampilan tahun ini adalah mencetak warga mandiri, sehingga ke depan mereka mampu membuka usaha sendiri,” ujar Kepala Disnaker Lumajang, Subechan, kepada Satu Detik, Senin (6/10/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain pelatihan otomotif, Disnaker juga melaksanakan beberapa program lain, seperti pelatihan las di Desa Denok, pelatihan desain grafis di Pondok Pesantren Al Maliki, dan pelatihan kelistrikan di Kantor Disnaker.
Menurut Subechan, total peserta pelatihan tahun ini mencapai 20 orang dengan durasi kegiatan selama 20 hari kerja.
Namun, untuk pelatihan las, waktu pelaksanaan akan lebih panjang karena membutuhkan keterampilan teknis yang lebih mendalam.
“Peserta yang telah mengikuti program ini tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga bantuan peralatan kerja sederhana. Jadi mereka bisa langsung mempraktikkan keterampilan dan memulai usaha,” tambahnya.
Program pelatihan berbasis DBHCHT tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Lumajang dalam memperluas kesempatan kerja dan mengurangi angka pengangguran di daerah.(hari)
Penulis : Hariyanto
Editor : Mujibul Choir

















