Harga Tomat Anjlok, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Minum Jus Tomat untuk Bantu Petani Lokal

- Penulis Berita

Monday, 20 October 2025 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si saat meninjau stan produk pertanian di KWT

Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si saat meninjau stan produk pertanian di KWT

Lumajang, Satu Detik – Bupati Lumajang, Indah Amperawati menegaskan, gerakan minum jus tomat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan langkah nyata untuk membantu petani lokal menghadapi disparitas harga antara hasil panen dan harga pasar.

“Harga tomat di pasar saat ini mencapai sekitar Rp 5.158 per kilogram, sementara petani hanya menerima Rp 1.000 hingga Rp 1.500 per kilogram. Ini jelas membutuhkan solusi,” ujar Bunda Indah saat meninjau stan produk pertanian di Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT), Senin (20/10/2025).

Menurutnya, dukungan ASN sebagai pembeli awal produk lokal dapat membantu menstabilkan harga sekaligus memastikan petani memperoleh penghasilan yang layak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gerakan tersebut juga diharapkan menumbuhkan kesadaran bahwa bahan lokal bukan sekadar komoditas konsumsi, tetapi juga peluang inovasi dan usaha kreatif.

“Dengan membeli dan mengonsumsi hasil bumi Lumajang, kita tidak hanya menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga memberdayakan petani serta memperkuat ekonomi desa,” tegasnya.

Selain aspek ekonomi, Bunda Indah menekankan bahwa gerakan ini juga berdampak positif bagi kesehatan ASN.

Konsumsi rutin jus tomat dan sayuran lokal dapat meningkatkan asupan gizi dan daya tahan tubuh, sekaligus membangun budaya hidup sehat di lingkungan kerja.

“Solusi ini sederhana, tetapi berdampak luas, petani terbantu, ASN sehat, dan masyarakat semakin peduli pada produk lokal. Dari hal kecil seperti jus tomat, kita bisa memperkuat ekonomi dan kesejahteraan bersama,” tambahnya.

Bupati berharap inisiatif tersebut menjadi teladan bagi masyarakat luas agar ikut mendorong konsumsi dan pengolahan produk pertanian lokal secara berkelanjutan.

“Mulai dari kantor ASN hingga rumah tangga, mari jadikan konsumsi produk lokal sebagai bagian dari solusi bagi petani, ekonomi daerah, dan kesehatan kita,” pungkas Bunda Indah. (Hari)

Facebook Comments Box

Penulis : muachrus

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Penghuni New Site Development di Handel Bere Kapuas di Data Ulang
Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap
Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib
Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu
Satlantas Polres Lumajang Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Minak Koncar
PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten
PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni
DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah

Berita Terkait

Thursday, 12 February 2026 - 10:18 WIB

Penghuni New Site Development di Handel Bere Kapuas di Data Ulang

Tuesday, 10 February 2026 - 21:58 WIB

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 February 2026 - 21:55 WIB

Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib

Tuesday, 10 February 2026 - 21:51 WIB

Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu

Monday, 9 February 2026 - 23:28 WIB

Satlantas Polres Lumajang Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Minak Koncar

Monday, 9 February 2026 - 23:25 WIB

PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten

Monday, 9 February 2026 - 23:22 WIB

PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni

Tuesday, 3 February 2026 - 23:07 WIB

DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah

Berita Terbaru

Kasi Pidm Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto, SH

Daerah

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 Feb 2026 - 21:58 WIB