Lumajang, Satu Detik – Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Hj. Oktafiani, S.H., M.H., mendesak kepada seluruh pihak, terutama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Lumajang, untuk fokus mengangkat isu-isu yang baik dan positif mengenai potensi daerah.
Seruan itu dilontarkan sebagai strategi darurat untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.
Oktafiani mengungkapkan bahwa Kabupaten Lumajang akan menghadapi pemangkasan anggaran yang signifikan, sebesar Rp 267 miliar pada tahun 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Anggaran Kabupaten Lumajang akan dipangkas sebesar Rp 267 miliar. Makanya yang kita kejar adalah PAD. Saya berpesan, angkatlah isu yang baik-baik,” seru Oktafiani pada Jumat (14/11/2025).
Ia menilai sektor pariwisata menjadi salah satu harapan di tengah keterbatasan anggaran Kabupaten Lumajang.
Ia berharap dengan sering diangkatnya isu-isu positif, wisatawan akan tertarik dan datang ke Kabupaten Lumajang secara suka rela, sehingga PAD dari sektor wisata bisa meningkat signifikan dan menjadi kontribusi vital bagi pembangunan daerah.
”Kontribusi IJTI usai kegiatan ini sangat kita harapkan untuk mengangkat potensi-potensi di Kabupaten Lumajang,” tambahnya.
Meski fokus pada PAD sangat mendesak, Oktafiani mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada uang.
Ia menekankan bahwa transformasi digital dan literasi harus tetap berfokus pada pembentukan karakter warga yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab.
”Menjunjung nilai kebangsaan, agar pembangunan di Kabupaten Lumajang mampu beradaptasi dengan perubahan tanpa kehilangan jati diri, itu tak kalah penting” pungkasnya. (red)
Penulis : redaksi
Editor : Mujibul Choir

















