Lumajang, Satu Detik – Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, MSi, memaparkan secara rinci skala kerusakan infrastruktur yang melanda wilayahnya akibat erupsi Gunung Semeru dan cuaca ekstrim sepekan terakhir.
Kerusakan masif terpusat di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, di mana 232 rumah warga tercatat mengalami kerusakan sedang hingga parah.
Selain merusak hunian, bencana tersebut juga memutus dan merusak jaringan infrastruktur vital, mulai dari jalan lingkungan, irigasi, hingga tanggul.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bunda Indah, sapaan akrab Bupati Lumajang, merinci kerusakan infrastruktur yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat, diantaranya:
di Desa Supiturang, sepanjang 1.000 meter jalan lingkungan dan saluran drainase dilaporkan rusak total.
Di Dusun Sumbersari, dibutuhkan pembangunan kembali tanggul sepanjang 2.500 meter. Selain itu, pembukaan alur sungai sepanjang 2.500 meter mendesak dilakukan untuk meminimalisir risiko banjir lahar dingin.
”Pembukaan alur sudah dikerjakan sejauh 500 meter, jadi kurang 2.000 meter lagi,” ungkap Bunda Indah, Kamis (27/11/2025).
Kemudian jalur pelintas di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, dinyatakan kritis. Pemerintah berencana membangun jembatan gantung sepanjang 300 meter untuk memulihkan konektivitas warga.
Selain itu juga tanggul di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, dilaporkan jebol dan kritis sepanjang 300 meter, menunjukkan kerentanan wilayah tersebut terhadap aliran material vulkanik.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memetakan jalur evakuasi yang rusak dan menjadi fokus perbaikan cepat, seperti ruas jalan Candipuro-Penanggal (6.350 meter), ruas jalan Tumpeng-Pasrujambe (6.350 meter) dan ruas jalan Gesang-Tumpeng (6.750 meter) yang juga dilaporkan kritis.
Kerusakan serius juga terjadi pada jaringan irigasi di Desa Supiturang, sehingga mengancam sektor pertanian di Dusun Sumber Gumukmas (rusak 25 meter), Sumber Gentong (saluran rusak 100 meter), dan Sumber Kamar A (rusak 150 meter).
”Nilai total kerusakan infrastruktur sampai saat ini masih dalam proses asesmen,” pungkasnya.(mrus)
Penulis : muachrus
Editor : Mujibul Choir

















