Lumajang, Satu Detik – Pemerintah Kabupaten Lumajang bergerak cepat memulihkan Administrasi Kependudukan (Adminduk) warga penyintas erupsi Gunung Semeru.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) kini membuka layanan rekam ulang dokumen langsung di pos-pos pengungsian.
Layanan tersebut krusial, lantaran banyak Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) warga hilang atau rusak akibat diterjang material erupsi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dispendukcapil Lumajang, Ir. Paiman, menjelaskan bahwa layanan ini bertujuan memastikan warga terdampak memiliki data kependudukan yang valid secepatnya.
Data valid tersebut sangat dibutuhkan untuk mengakses berbagai bantuan sosial dan keperluan administratif darurat.
”Kami datang langsung di pos pengungsian untuk pencatatan serta tracking identitas. Mereka yang KTP dan KK-nya hilang akibat erupsi Semeru bisa segera kami layani,” ungkap Paiman, Kamis (27/11/2025).
Petugas di lapangan dilengkapi fasilitas lengkap, mencakup perekaman biometrik, verifikasi identitas, hingga pencetakan dokumen sementara.
Bagi penyintas yang tidak memiliki berkas pendukung fisik, verifikasi identitas akan dilakukan berbasis data pusat (online) agar penerbitan dokumen berjalan lancar.
Layanan Adminduk tersebut dipastikan akan terus dibuka selama masa tanggap darurat.
”Besok layanan Adminduk kita laksanakan di SMP Negeri 02 Pronojiwo setelah salat Jum’at,” jelas Paiman.
Sejumlah warga memanfaatkan layanan jemput bola ini. Mayoritas pengungsi mengajukan pembuatan ulang KTP dan KK yang hilang.
Senimah, salah satu pengungsi, menceritakan seluruh harta benda dan dokumen fisiknya musnah.
“Habis semua, rumah saja terendam apalagi KTP sama KK. Tinggal pakaian satu setel ini saja,” ujar Senimah, menggambarkan betapa mendesaknya kebutuhan akan identitas diri yang baru.(mrus)
Penulis : muachrus
Editor : Mujibul Choir

















