Timwas DPR RI Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Akibat Erupsi Semeru di Lumajang

- Penulis Berita

Thursday, 27 November 2025 - 04:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Pengawas Bencana DPR RI, HM. Husni ketika menanggapi paparan Bupati Lumajang dan BNPB

Ketua Tim Pengawas Bencana DPR RI, HM. Husni ketika menanggapi paparan Bupati Lumajang dan BNPB

​Lumajang, Satu Detik – Tim Pengawas (Timwas) Bencana DPR RI memastikan komitmennya untuk mendorong percepatan perbaikan infrastruktur yang hancur akibat erupsi Gunung Semeru, Rabu (19/11/2025).

Namun, Timwas tidak menjanjikan batas waktu pasti kapan penanganan bencana di Lumajang akan rampung.

​Ketua Timwas Penanganan Bencana DPR RI, H. M. Husni (Fraksi Gerindra), menyatakan bahwa seluruh kebutuhan yang dipaparkan oleh Bupati dan Kepala BNPB akan segera ditindaklanjuti.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Kerusakan vital seperti tanggul dan akses jalan akan kami sampaikan langsung kepada Menteri PUPR selaku mitra kerja. Demikian juga dengan lonjakan kasus ISPA, akan kami bawa ke Kementerian Kesehatan,” ujar Husni, Rabu (26/11/2025).

​Meskipun batas waktu penanganan belum ditentukan, Husni menegaskan bahwa prioritas DPR RI adalah memastikan kehadiran Pemerintah di lapangan.

​”Kami memastikan bahwa Pemerintah hadir dan terlibat langsung dalam penanganan bencana, itu yang penting,” tegasnya.

​Timwas DPR RI memberikan apresiasi tinggi kepada warga Lumajang. Kesiapan dan tingkat edukasi masyarakat dalam menghadapi ancaman Semeru terbukti efektif, dengan tercatatnya nihil korban jiwa dalam insiden erupsi 2025.

Warga dihimbau untuk terus waspada dan mematuhi zona larangan mendekati lokasi rawan bencana.

​Terkait waktu penyelesaian, Husni menjelaskan penanganan bencana tidak bisa dipatok pada jangka waktu tertentu, baik dua maupun tiga bulan.

​”Penanganan ke depan ini sangat bergantung pada situasi Semeru yang masih berstatus Awas. Semoga tidak ada erupsi susulan,” pungkasnya, mengindikasikan bahwa kondisi vulkanik aktif menjadi faktor penentu utama penyelesaian penanganan.(mrus)

Facebook Comments Box

Penulis : muachrus

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Sinergi TNI dan Insan Pers, Pusat Teritorial TNI Angkatan Darat Gelar Pembinaan Media Informasi Teritorial di Kodim 0821 Lumajang
Tim Pusterad Mabes TNI AD Kunjungi Markas PWI Kabupaten Lumajang
Perkuat Deteksi Dini, Pemkab Lumajang Tekan Risiko Penyakit Jantung
Tradisi Kupatan di Lumajang Gerakkan Ekonomi Rakyat dan Pariwisata
Lantik 98 PNS, Bupati Lumajang Tekankan Transformasi Budaya Kerja ASN yang Berorientasi Pelayanan
TNI AD Siapkan Batalyon Teritorial Pembangunan untuk Perkuat Pertahanan dan Ketahanan Pangan
Perhutani KPH Probolinggo Lakukan Pengukuran Lahan untuk Rencana Pengembangan KDMP di Lumajang
Pemkab Lumajang Salurkan Dana Tunggu Hunian bagi 43 KK Terdampak Semeru

Berita Terkait

Wednesday, 1 April 2026 - 15:03 WIB

Sinergi TNI dan Insan Pers, Pusat Teritorial TNI Angkatan Darat Gelar Pembinaan Media Informasi Teritorial di Kodim 0821 Lumajang

Wednesday, 1 April 2026 - 14:52 WIB

Tim Pusterad Mabes TNI AD Kunjungi Markas PWI Kabupaten Lumajang

Monday, 30 March 2026 - 20:23 WIB

Perkuat Deteksi Dini, Pemkab Lumajang Tekan Risiko Penyakit Jantung

Monday, 30 March 2026 - 20:04 WIB

Tradisi Kupatan di Lumajang Gerakkan Ekonomi Rakyat dan Pariwisata

Saturday, 14 March 2026 - 04:03 WIB

TNI AD Siapkan Batalyon Teritorial Pembangunan untuk Perkuat Pertahanan dan Ketahanan Pangan

Saturday, 14 March 2026 - 03:41 WIB

Perhutani KPH Probolinggo Lakukan Pengukuran Lahan untuk Rencana Pengembangan KDMP di Lumajang

Thursday, 26 February 2026 - 23:00 WIB

Pemkab Lumajang Salurkan Dana Tunggu Hunian bagi 43 KK Terdampak Semeru

Thursday, 26 February 2026 - 04:23 WIB

Sopir Truk Oleng di Jalan Nasional Lumajang–Probolinggo Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Sekda Lumajang saat menyerahkan tali asih kepada PNS purna tugas

Uncategorized

Pemkab Lumajang Beri Penghargaan kepada 27 PNS Purna Tugas

Monday, 30 Mar 2026 - 20:00 WIB