Krisis Air Bersih Paska Erupsi Semeru, PMI Lumajang Kerahkan Tim Kuras Sumur Massal

- Penulis Berita

Friday, 28 November 2025 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PMI Lumajang saat droping air bersih

PMI Lumajang saat droping air bersih

​Lumajang, Satu Detik – Palang Merah Indonesia (PMI) Lumajang memprioritaskan pemulihan akses air bersih dan sanitasi di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, sebagai fokus utama penanganan bencana erupsi Semeru.

Selain menyelenggarakan Dapur Umum, program Water Access, Sanitasi, dan Hygiene (WASH) menjadi inti operasi PMI.

​Wakil Sekretaris PMI Lumajang, Nurhadi Santoso, menjelaskan tantangan terbesar yang dihadapi relawan kali ini untuk memastikan ketersediaan air minum dan air bersih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apalagi mengingat sebagian besar sumber air warga telah tercemar parah oleh abu vulkanik.

​Untuk mengatasi kontaminasi tersebut, PMI meluncurkan operasi pembersihan skala besar dengan fokus pada pengurasan sumur warga.

​Tim WASH PMI dikerahkan ke lokasi dengan membawa peralatan alkon (pompa air) untuk menguras dan membersihkan endapan abu di dasar sumur.

Tujuannya untuk menghilangkan kontaminasi total dan memulihkan kembali mata air bersih.

​”Sumur warga di lingkungan terdampak itu dikuras, dibersihkan, sehingga mata airnya bisa muncul lagi tanpa tercemar abu debu vulkanik. Kualitas airnya juga kita cek,” ungkap Nurhadi, Jumat (28/11/2025).

​Meskipun upaya pembersihan sumur dilakukan, warga tetap bergantung pada pasokan air bersih sementara.

Oleh karena itu, dropping air bersih terus dilaksanakan setiap hari, dengan volume penyaluran harian rata-rata mencapai 7.000 hingga 10.000 liter.

Pasokan tersebut diarahkan ke posko, sekolah, dan tempat ibadah.

​Nurhadi menambahkan, selain urusan air, PMI juga membantu membersihkan rumah-rumah warga dari sisa-sisa dampak erupsi.

​Operasi PMI, yang diawali dengan Dapur Umum dan disusul Tim WASH, direncanakan berlangsung hingga masa tanggap darurat selesai.

“Lihat situasi dan kondisi, jika warga masih membutuhkan, kami akan turun lagi,” tandasnya.(mrus)

Facebook Comments Box

Penulis : muachrus

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap
Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib
Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu
Satlantas Polres Lumajang Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Minak Koncar
PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten
PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni
DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah
DPRD Lumajang Soroti Ketidakjelasan Status Sekolah Swasta yang Layak Dinegerikan
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 10 February 2026 - 21:58 WIB

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 February 2026 - 21:55 WIB

Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib

Tuesday, 10 February 2026 - 21:51 WIB

Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu

Monday, 9 February 2026 - 23:25 WIB

PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten

Monday, 9 February 2026 - 23:22 WIB

PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni

Tuesday, 3 February 2026 - 23:07 WIB

DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah

Tuesday, 3 February 2026 - 23:00 WIB

DPRD Lumajang Soroti Ketidakjelasan Status Sekolah Swasta yang Layak Dinegerikan

Tuesday, 3 February 2026 - 05:11 WIB

Bawa Puluhan Gram Sabu, 2 Pria Pengendara Mobil Calya Diciduk Polisi di Jalur Trans Kalimantan

Berita Terbaru

Kasi Pidm Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto, SH

Daerah

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 Feb 2026 - 21:58 WIB

Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lumajang

Uncategorized

Kades dan Perangkat Desa di Lumajang Belum Terima Gaji Dua Bulan

Monday, 9 Feb 2026 - 23:35 WIB