Lumajang, Satu Detik – Forum Perguruan Tinggi Swasta Lumajang (FPTSL) bakal memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang, melalui penyelenggaraan Sarasehan Refleksi Akhir Tahun 2025.
Kegiatan itu dijadwalkan akan berlangsung di Pendopo Arya Wiraraja pada Selasa (23/12/2025).
Forum tersebut dirancang untuk memperkokoh tata kelola ketahanan sosial serta memastikan pembangunan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Lumajang, agar tetap pada jalurnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Panitia Sarasehan, Dr. MH. Eko Romadon, S.Sos, M.Si, mengungkapkan, sebanyak 100 dosen dari 10 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Lumajang akan dilibatkan, untuk memberikan sumbangsih pemikiran bagi arah kebijakan daerah.
Partisipan tersebut mencakup keterwakilan dari lima kampus di bawah naungan LLDIKTI, yakni Universitas Lumajang, STIH Jenderal Sudirman, STKIP PGRI Lumajang, ITB Widya Gama, dan STKIP Muhammadiyah.
Selain itu, lima kampus dari lingkungan Kopertais juga turut terlibat, antara lain STIT Muhammadiyah, IAIN Banyuputih, Staibukrai, STIT MIDA, serta Universitas Syarifuddin Wonorejo.
Dalam pelaksanaannya, para akademisi akan dibagi ke dalam kelompok Focus Group Discussion (FGD) untuk membedah 10 isu strategis, yang selaras dengan visi-misi Bupati Lumajang.
“Isu-isu yang akan dibahas, sebelumnya sudah dirumuskan oleh Bappeda Lumajang. Kemudian isu-isu itu akan dianalisis oleh para dosen berdasarkan kepakaran dan bidang keilmuan masing-masing,” ungkap Eko Romadon, Senin (22/12/2025).
Eko Romadon menegaskan, keluaran dari sarasehan tersebut tidak hanya akan berhenti pada catatan refleksi semata, melainkan harus menghasilkan solusi alternatif atas berbagai permasalahan daerah.
“Rekomendasi yang disusun secara ilmiah itu, nantinya akan diserahkan secara resmi kepada Bupati Lumajang sebagai bahan pertimbangan strategis dalam penyusunan kebijakan pemerintah di masa depan,” tandasnya. (mrus)
Penulis : Makhrus
Editor : Mujibul Choir

















