Lumajang, Satu Detik – Ruas jalan nasional di Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, berubah menjadi zona berbahaya yang mengancam keselamatan pengguna jalan.
Ceceran solar yang membasahi aspal, memicu kecelakaan tunggal yang melibatkan setidaknya tujuh pengendara sepeda motor, Senin (5/1/2026).
Mujianto, Kepala Dusun Kebonan, menyebutkan bahwa polusi bahan bakar tersebut meluas hingga radius satu kilometer.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Cakupan tumpahan yang cukup panjang tersebut membuat banyak pengendara tidak sempat mengantisipasi kondisi jalan yang licin.
”Ada tujuh pemotor yang kehilangan kendali dan terjatuh di area Dusun Kebonan akibat genangan solar ini,” terang Mujianto.
Fenomena itu rupanya bukan peristiwa baru bagi masyarakat setempat. Sugiono, salah seorang warga, mensinyalir, tumpahan solar tersebut berasal dari aktivitas pengangkutan BBM yang abai terhadap standar keamanan.
”Kejadian ini sering terjadi. Diduga kuat solar meluap dari jeriken yang diangkut truk setelah melakukan pengisian di SPBU terdekat,” imbuh Sugiono.
Guna meminimalisir risiko jatuhnya korban tambahan, personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lumajang langsung terjun ke lokasi.
Dengan satu unit armada, petugas berupaya mensterilkan permukaan aspal dari zat cair yang berminyak itu.
Komandan Regu Damkar Lumajang, Muhammad Zainuri, menyayangkan inisiatif warga yang menaburkan pasir di atas tumpahan solar.
Alih-alih meredam kelicinan, pasir yang bercampur minyak justru menciptakan tekstur jalan yang semakin tidak stabil bagi ban motor.
”Kondisinya makin berisiko karena tumpahan sempat ditimbun pasir. Satu-satunya cara efektif adalah dengan penyemprotan air bertekanan tinggi untuk meluruhkan sisa solar hingga benar-benar bersih,” tegas Zainuri.
Setelah penanganan intensif, jalur utama tersebut akhirnya dinyatakan steril dan kembali aman untuk dilalui kendaraan.
Penulis : Makhrus
Editor : Mujibul Choir

















