Lumajang, Satu Detik – Bantuan sosial berupa 1000 paket sembako untuk korban erupsi Gunung Semeru Lumajang diduga diselewengkan hingga akhirnya mencuat ke publik.
Penyelewengan bantuan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa tersebut mencatut nama salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lumajang.
Oknum tersebut memiliki peran dalam memberi arahan kepada penerima bantuan paket sembako, yang merupakan salah satu anggota Poktan Cipta Jasa 2 di Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Padahal, bantuan 1000 paket sembako tersebut seharusnya disalurkan kepada korban bencana erupsi Gunung Semeru.
Ketua Poktan Cipta Jasa 2, Abdul Manan mengaku jika dirinya hanya dimintai tolong salah satu anggota DPRD Lumajang, untuk menerima paket sembako dari Pemprov Jatim.
“Setelah bantuan itu datang di rumah, saya sampaikan ke pak dewan, tapi beliau bilang biar dulu taruh di situ,” ungkapnya
Dari total 1000 paket sembako tersebut, sebagiannya telah ia bagikan ke warga, Camat Rowokangkung sampai Kepala Desa Sidorejo.
“Di rumah masih ada sisa 360 paket sembako. Kemarin sudah dibagikan oleh Kades Sidorejo, kurang lebih 300 paket sembako,” jelasnya.
Ia menjelaskan, jika bantuan tersebut baru tiba pada Rabu (17/12/2025) lalu.
“Bu Camat ngambil 100 paket, sisanya dibagikan tapi, berapa rinciannya lupa sudah,” pungkasnya. (red)
Penulis : Redaksi
Editor : Mujibul Choir

















