Lumajang, Satu Detik – Bupati Lumajang, Indah Amperawati mengikuti peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 secara virtual bersama Forkopimda.
Di momen tersebut, bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkoba.
Dalam peringatan HANI yang dipimpin langsung Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol. (Purn) Martinus Hukom, bupati menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba bukan hanya persoalan penegakan hukum, melainkan juga soal kemanusiaan dan cinta terhadap masa depan bangsa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau kita benar-benar cinta Indonesia, maka mulailah dari menjaga anak-anak kita. Lindungi mereka dari narkoba. Itulah bentuk cinta paling konkret,” ujar bupati yang akrab disapa Bunda Indah tersebut.
Bunda Indah menyoroti bahwa penyalahgunaan narkoba tak hanya berdampak pada individu, tetapi juga memunculkan luka sosial di tingkat keluarga dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya pencegahan berbasis keluarga dan lingkungan yang peduli.
“Saya tidak ingin ada anak Lumajang yang masa depannya dirampas narkoba hanya karena kita lalai menjaga. Ini tanggung jawab kita semua,” tegasnya.
Pernyataan tersebut merespons data dari Kepala BNN yang menyebutkan terdapat Rp 3,3 juta penyalahguna narkoba di Indonesia.
Menurut Bunda Indah, angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan potret nyata penderitaan keluarga yang kehilangan harapan.
“Data itu bukan angka belaka. Itu jeritan nyata yang harus kita dengarkan dan tanggapi dengan aksi,” imbuhnya.
Ia menambahkan, Pemkab Lumajang telah melakukan berbagai langkah preventif melalui kolaborasi lintas sektor, seperti edukasi pencegahan di sekolah-sekolah, pelibatan tokoh masyarakat, dan penguatan program rehabilitasi yang berorientasi pada pendekatan kemanusiaan.
Kehadiran bupati dan Forkopimda dalam peringatan HANI disebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah untuk terlibat aktif dalam gerakan nasional memerangi narkoba.
Di akhir kegiatan, Bunda Indah kembali menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya orang tua, pendidik, tokoh agama, dan pemuda untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi anak-anak.
“Kalau kita cinta Indonesia, mari kita mulai dari menjaga yang paling berharga: anak-anak kita,” pungkasnya. (Hari)
Penulis : Hariyanto
Editor : Mujibul Choir

















