Pemkab Lumajang Waspadai Leptospirosis, 22 Kasus Tercatat hingga Awal Juli

- Penulis Berita

Wednesday, 2 July 2025 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadai Leptospirosis

Waspadai Leptospirosis

Lumajang, Satu Detik – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya leptospirosis, penyakit infeksi menular yang kerap meningkat saat peralihan musim hujan ke kemarau.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Lumajang, Marshall Trihandono, menyampaikan bahwa hingga awal Juli 2025 tercatat sebanyak 22 kasus leptospirosis. Seluruh pasien dilaporkan telah sembuh.

“Pemerintah hadir bukan hanya saat mengobati, tapi juga dalam upaya pencegahan. Kami terus mendorong literasi kesehatan agar masyarakat memahami bahaya leptospirosis dan cara menghindarinya,” ujar Marshall saat dikonfirmasi, Selasa (2/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Leptospirosis merupakan penyakit yang disebabkan bakteri Leptospira, umumnya menyebar melalui air yang terkontaminasi urine hewan, terutama tikus.

Risiko meningkat saat warga beraktivitas di area lembap atau genangan air tanpa alat pelindung diri seperti sepatu boot dan sarung tangan karet.

Pemkab Lumajang mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, menghindari genangan air, menggunakan APD saat bekerja di area rawan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala demam, nyeri otot, atau sakit kepala.

Marshall menekankan bahwa komunikasi risiko berbasis komunitas menjadi salah satu pendekatan utama yang diperkuat.

“Penyakit ini bisa dicegah jika warga memahami pola penularan dan melakukan langkah perlindungan sejak awal. Di sinilah pentingnya peran bersama antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2024 lalu tercatat 24 kasus leptospirosis. Penurunan jumlah kasus di tahun ini menjadi indikator keberhasilan pendekatan promotif dan preventif, namun kewaspadaan tetap menjadi kunci utama. (Hari)

Facebook Comments Box

Penulis : Hariyanto

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap
Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib
Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu
Satlantas Polres Lumajang Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Minak Koncar
PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten
PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni
DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah
DPRD Lumajang Soroti Ketidakjelasan Status Sekolah Swasta yang Layak Dinegerikan

Berita Terkait

Tuesday, 10 February 2026 - 21:58 WIB

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 February 2026 - 21:55 WIB

Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib

Tuesday, 10 February 2026 - 21:51 WIB

Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu

Monday, 9 February 2026 - 23:25 WIB

PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten

Monday, 9 February 2026 - 23:22 WIB

PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni

Tuesday, 3 February 2026 - 23:07 WIB

DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah

Tuesday, 3 February 2026 - 23:00 WIB

DPRD Lumajang Soroti Ketidakjelasan Status Sekolah Swasta yang Layak Dinegerikan

Tuesday, 3 February 2026 - 05:11 WIB

Bawa Puluhan Gram Sabu, 2 Pria Pengendara Mobil Calya Diciduk Polisi di Jalur Trans Kalimantan

Berita Terbaru

Kasi Pidm Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto, SH

Daerah

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 Feb 2026 - 21:58 WIB

Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lumajang

Uncategorized

Kades dan Perangkat Desa di Lumajang Belum Terima Gaji Dua Bulan

Monday, 9 Feb 2026 - 23:35 WIB