Akibat Curah Hujan Tinggi, 400 Rumah di Kabupaten Lumajang Terendam Banjir

- Penulis Berita

Saturday, 25 October 2025 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi rumah warga saat terendam air

Kondisi rumah warga saat terendam air

Lumajang, Satu Detik – Sepekan terahir wilayah Kabupaten Lumajang diguyur hujan deras. Hujan deras ini mengakibatkan ratusan rumah warga di Desa Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung terendam banjir sejak Jumat, (24/10/2025) sore.

Penyebab terjadinya banjir dikarenakan meluapnya air dari Sungai Banter (Kalibasin) yang tidak mampu menampung debit air hujan, pada Sabtu, (25/10/2025) dini hari.

Selain jalan desa hingga halaman rumah-rumah warga tampak tergenang air. Warga terdampak terlihat sibuk mengamankan barang-barang berharga agar tidak rusak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Air mulai meluber ke permukiman warga sekitar jam 3 dini hari. Warga pun terbangun untuk menyelamatkan barang-barang yang berharga,” ujar Anwar, warga setempat, Sabtu pagi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudi Cahyono, menyebutkan, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur wilayah Lumajang bagian timur sejak pukul 13.00 hingga 20.00 WIB.

“Sekitar pukul 19.00 WIB air mulai memasuki jalan Dusun Penggung Lor, selang dua jam, mulai merambah ke Dusun Wungurejo. Kemudian pada tengah malam, air sudah masuk ke halaman rumah warga setinggi 10 sentimeter, bahkan sempat naik hingga 60 sentimeter dini hari tadi,” katanya.

Dikatakan Yudi, banjir yang diakibatkan hujan deras yang menggenangi Dusun Wungurejo dan Penggung Lor, dihuni sekitar 400 Kepala Keluarga (KK) yang ikut terdampak dan akses jalan utama sempat tertutup air dan tidak bisa dilalui kendaraan.

“Dari 400 KK yang terdampak berada di RT 1–6 RW 01–03 Dusun Wungurejo serta RT 14 RW 07 Dusun Penggung Lor. Tidak ada laporan korban jiwa,” ucapnya.

Selain curah hujan tinggi, banjir diperparah oleh kondisi Sungai Banter yang dipenuhi enceng gondok, sehingga memperlambat aliran air.

“Warga bersama aparat desa telah bergotong royong membersihkan enceng gondok agar aliran air bisa lancar kembali,” pungkasnya.(Budi)

Facebook Comments Box

Penulis : Budianto

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Penghuni New Site Development di Handel Bere Kapuas di Data Ulang
Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap
Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib
Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu
Satlantas Polres Lumajang Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Minak Koncar
PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten
PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni
DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah

Berita Terkait

Thursday, 12 February 2026 - 10:18 WIB

Penghuni New Site Development di Handel Bere Kapuas di Data Ulang

Tuesday, 10 February 2026 - 21:58 WIB

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 February 2026 - 21:55 WIB

Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib

Tuesday, 10 February 2026 - 21:51 WIB

Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu

Monday, 9 February 2026 - 23:28 WIB

Satlantas Polres Lumajang Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Minak Koncar

Monday, 9 February 2026 - 23:25 WIB

PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten

Monday, 9 February 2026 - 23:22 WIB

PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni

Tuesday, 3 February 2026 - 23:07 WIB

DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah

Berita Terbaru

Kasi Pidm Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto, SH

Daerah

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 Feb 2026 - 21:58 WIB