Tanggul Kali Regoyo Lumajang Jebol, Akibat Hantaman Lahar Semeru

- Penulis Berita

Thursday, 6 November 2025 - 04:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD saat membantu evakuasi sepeda motor milik warga

Petugas BPBD saat membantu evakuasi sepeda motor milik warga

​Lumajang, Satu Detik – Banjir lahar dingin Gunung Semeru kembali menimbulkan kerusakan signifikan di Kali Regoyo, Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Hantaman deras air dan material banjir lahar dingin menyebabkan tanggul penahan di Kali Regoyo, jebol sore tadi.

Insiden itu terjadi setelah wilayah Lumajang diguyur hujan deras yang memicu lonjakan debit air secara drastis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Peningkatan volume air di Kali Regoyo mencapai puncaknya hingga melintasi jembatan limpas, menyebabkan air meluber tak terkendali.

Jebolnya tanggul memperparah situasi dan mengakibatkan luapan air serta material lahar dingin hingga merendam area sekitarnya.

​Dampak lainnya, ​akses jalan jadi terputus dan menyebabkan kelumpuhan total aktivitas warga setempat.

​​Respons Cepat BPBD langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

​Mukidi, Petugas Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Lumajang, membenarkan kejadian jebolnya tanggul tersebut.

“Betul, saat ini petugas kami tengah berjibaku melakukan penanganan dan membantu warga yang terisolasi untuk menyeberangi sungai,” ujar Mukidi, sembari menambahkan bahwa laporan lengkap kerugian material masih dalam proses inventarisasi.

​Meskipun kerusakan infrastruktur cukup parah, Mukidi memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, berkat lokasi tanggul yang jebol berada cukup jauh dari area permukiman padat penduduk.

​Berdasarkan data yang beredar di jaringan komunikasi kebencanaan, banjir lahar dingin yang menghantam tanggul Regoyo tercatat memiliki amplitudo maksimal (Amak) antara 25-30 milimeter (mm), yang terdeteksi di pos pantau sekitar pukul 14.00 WIB.

Data ini mengindikasikan intensitas curah hujan dan material vulkanik yang sangat tinggi, menjadi penyebab utama kegagalan struktur tanggul. (mrus)

Facebook Comments Box

Penulis : Makhrus

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap
Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib
Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu
Satlantas Polres Lumajang Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Minak Koncar
PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten
PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni
DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah
DPRD Lumajang Soroti Ketidakjelasan Status Sekolah Swasta yang Layak Dinegerikan

Berita Terkait

Tuesday, 10 February 2026 - 21:58 WIB

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 February 2026 - 21:55 WIB

Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib

Tuesday, 10 February 2026 - 21:51 WIB

Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu

Monday, 9 February 2026 - 23:25 WIB

PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten

Monday, 9 February 2026 - 23:22 WIB

PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni

Tuesday, 3 February 2026 - 23:07 WIB

DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah

Tuesday, 3 February 2026 - 23:00 WIB

DPRD Lumajang Soroti Ketidakjelasan Status Sekolah Swasta yang Layak Dinegerikan

Tuesday, 3 February 2026 - 05:11 WIB

Bawa Puluhan Gram Sabu, 2 Pria Pengendara Mobil Calya Diciduk Polisi di Jalur Trans Kalimantan

Berita Terbaru

Kasi Pidm Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto, SH

Daerah

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 Feb 2026 - 21:58 WIB

Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lumajang

Uncategorized

Kades dan Perangkat Desa di Lumajang Belum Terima Gaji Dua Bulan

Monday, 9 Feb 2026 - 23:35 WIB