Lumajang, Satu Detik – Wakil Bupati (Wabup) Lumajang Yudha Adji Kusuma secara resmi melaunching Internet Publik berupa layanan wifi gratis dalam rangkain kegiatan Festifal UMKM dan Pesona Budaya di Stadion Semeru Lumajang pada Sabtu, (8/11/25) malam.
Wifi atau Internet gratis ini nantinya bisa dinikmati disetiap kelurahan dan desa di Kabupaten Lumajang. Untuk saat ini, selain 7 kelurahan yang dapat menikmati jaringan wifi publik, dari 57 desa juga telah terlayani internet gratis. Sementara 141 desa lainnya akan dianggarkan pada tahun 2026 mendatang.
Wabup Lumajang menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam upaya menjawab kebutuhan infrastruktur telekomunikasi di era digitalisasi saat ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Internet telah menjadi kebutuhan dalam mendukung dalam berbagai aktifitas masyarakat,” ucap Mas Yudha.
Dengan adanya layanan internet gratis ini tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat atas akses internet di ruang publik, namun juga dapat dimanfaatkan dalam mendukung ekonomi kreatif.
“Manfaatkan internet ini untuk hal-hal yang bersifat produktif, untuk berkarya, belajar, meningkatkan wawasan pengetahuan dan menunjang ekonomi kreatif yang gencar dilakukan pemerintah,” ujarnya.
Dikatakan Mas Yudha, layanan internet gratis ini diharapkan bisa mendukung beberapa sektor ekonomi kreatif yang ada, seperti desain komunikasi visual, fotografi, desain produk, periklanan, dan pengembangan aplikasi.
“Gunakan layanan publik ini dengan sebaik-baiknya dan jangan disalah gunakan. Sehingga kedepannya di setiap kelurahan/desa bisa menjadi Taman Ekonomi Kreatif,” pungkasnya. (Budi)
Lumajang, Satu Detik – Wakil Bupati (Wabup) Lumajang Yudha Adji Kusuma secara resmi melaunching Internet Publik berupa layanan wifi gratis dalam rangkain kegiatan Festifal UMKM dan Pesona Budaya di Stadion Semeru Lumajang pada Sabtu, (8/11/25) malam.
Wifi atau Internet gratis ini nantinya bisa dinikmati disetiap kelurahan dan desa di Kabupaten Lumajang. Untuk saat ini, selain 7 kelurahan yang dapat menikmati jaringan wifi publik, dari 57 desa juga telah terlayani internet gratis. Sementara 141 desa lainnya akan dianggarkan pada tahun 2026 mendatang.
Wabup Lumajang menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam upaya menjawab kebutuhan infrastruktur telekomunikasi di era digitalisasi saat ini.
“Internet telah menjadi kebutuhan dalam mendukung dalam berbagai aktifitas masyarakat,” ucap Mas Yudha.
Dengan adanya layanan internet gratis ini tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat atas akses internet di ruang publik, namun juga dapat dimanfaatkan dalam mendukung ekonomi kreatif.
“Manfaatkan internet ini untuk hal-hal yang bersifat produktif, untuk berkarya, belajar, meningkatkan wawasan pengetahuan dan menunjang ekonomi kreatif yang gencar dilakukan pemerintah,” ujarnya.
Dikatakan Mas Yudha, layanan internet gratis ini diharapkan bisa mendukung beberapa sektor ekonomi kreatif yang ada, seperti desain komunikasi visual, fotografi, desain produk, periklanan, dan pengembangan aplikasi.
“Gunakan layanan publik ini dengan sebaik-baiknya dan jangan disalah gunakan. Sehingga kedepannya di setiap kelurahan/desa bisa menjadi Taman Ekonomi Kreatif,” pungkasnya. (Budi)
Penulis : Budianto
Editor : Mujibul Choir

















