Erupsi Semeru Kian Intens, Warga Sumbermujur dan Penanggal Mulai Mengungsi

- Penulis Berita

Friday, 21 November 2025 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan warga mulai mengungsi di kantor Desa Penanggal

Puluhan warga mulai mengungsi di kantor Desa Penanggal

Lumajang, Satu Detik – Aktivitas erupsi Gunung Semeru dilaporkan semakin intens sejak Rabu (19/11/2025) sore, sekitar pukul 14.30 WIB. Kondisi itu memicu kepanikan warga di sekitar lereng Semeru.

​Peningkatan intensitas itu mendorong sejumlah warga dari Desa Sumbermujur dan Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, mulai melakukan evakuasi mandiri.

Mereka, sebagian mengungsi ke rumah kerabat atau menuju Pos Pengungsian Balai Desa Penanggal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berdasarkan informasi terakhir dari petugas di lapangan, guguran awan panas (APG) dilaporkan telah mencapai jarak 11 kilometer dari puncak Semeru.

Mereka khawatir bencana erupsi besar pada tahun 2021 lalu, akan terulang kembali.

​Ani, warga Dusun Kebonseket, Desa Sumbermujur, memilih segera mengungsi bersama kedua anaknya tanpa membawa banyak persiapan.

Ia menyebut, erupsi mulai terlihat sekitar pukul 14.00 WIB, dengan intensitas yang perlahan membesar.

​”Awalnya enggak besar, masih kecil-kecil tapi terus-terusan. Lalu terus menurun kok terus gede, terus gede,” ungkapnya panik.

​Ia menambahkan, erupsi kali ini berbeda dari biasanya. “Biasanya memang sering terjadi erupsi, tapi baru di atas sudah hilang. Tapi tadi kok terus, terus turun kok tambah besar,” jelas Ani.

​Warga lain, Sumarli dari Desa Penanggal, memutuskan mengungsi lebih awal karena kondisi geografis rumahnya dikelilingi pepohonan, sehingga menghalangi pandangan langsung ke arah gunung.

​”Dari rumah gelap banyak pohon tidak kelihatan, jadi langsung ngungsi lebih aman,” kata Sumarli.

​Di lokasi pengungsian, terpantau wilayah Desa Sumbermujur dan Penanggal tertutup kabut tebal, membuat banyak warga memutuskan turun demi keselamatan. (mrus)

Facebook Comments Box

Penulis : muachrus

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap
Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib
Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu
Satlantas Polres Lumajang Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Minak Koncar
PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten
PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni
DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah
DPRD Lumajang Soroti Ketidakjelasan Status Sekolah Swasta yang Layak Dinegerikan

Berita Terkait

Tuesday, 10 February 2026 - 21:58 WIB

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 February 2026 - 21:55 WIB

Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib

Tuesday, 10 February 2026 - 21:51 WIB

Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu

Monday, 9 February 2026 - 23:25 WIB

PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten

Monday, 9 February 2026 - 23:22 WIB

PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni

Tuesday, 3 February 2026 - 23:07 WIB

DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah

Tuesday, 3 February 2026 - 23:00 WIB

DPRD Lumajang Soroti Ketidakjelasan Status Sekolah Swasta yang Layak Dinegerikan

Tuesday, 3 February 2026 - 05:11 WIB

Bawa Puluhan Gram Sabu, 2 Pria Pengendara Mobil Calya Diciduk Polisi di Jalur Trans Kalimantan

Berita Terbaru

Kasi Pidm Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto, SH

Daerah

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 Feb 2026 - 21:58 WIB

Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lumajang

Uncategorized

Kades dan Perangkat Desa di Lumajang Belum Terima Gaji Dua Bulan

Monday, 9 Feb 2026 - 23:35 WIB