Bersihkan Abu Tebal di Jembatan Besuk Kobokan Lumajang, Petugas Hadapi Kendala Air

- Penulis Berita

Saturday, 22 November 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Damkar saat melakukan penyemprotan abu erupsi

Petugas Damkar saat melakukan penyemprotan abu erupsi

​Lumajang, Satu Detik – Material vulkanik di Jembatan Besuk Kobokan belum tuntas dibersihkan hingga kini, Sabtu (22/11/2025) pagi.

Ketebalan abu vulkanik mencapai 5 sentimeter, menyusul letusan sekunder aliran lahar Gunung Semeru yang terjadi kemarin sore.

Kondisi itu membuat jalan menjadi sangat licin dan membahayakan pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Hal ini disampaikan Kepala Regu (Danru) Damkar Kabupaten Lumajang, Zaenuri, yang menyebut proses pembersihan intens dilakukan.

​”Jembatannya licin dan kalau dibiarkan bisa membahayakan pengendara. Kemarin saja tidak sedikit yang tergelincir,” jelas Zaenuri ketika di lokasi.

Petugas mengalami kendala selama proses penyemprotan, karena jauh dari sumber air.

Petugas harus menempuh belasan kilometer, hingga ke wilayah Kamar Kajang (Umbulan) untuk mengisi ulang tangki air.

Petugas mengimbau masyarakat untuk membatasi pergerakan di jalur tersebut hingga situasi dinyatakan aman sepenuhnya.

​Namun meskipun kondisi berbahaya, beberapa warga masih melakukan aktivitasnya. Seperti Edo (29), seorang kurir paket yang mengaku terpaksa nekat melintasi Jembatan Besok Kobokan karena tuntutan pekerjaan.

Apalagi ia harus menempuh rute harian sejauh 40 kilometer dari Candipuro hingga ke Tempursari.

“Sebetulnya ngeri lewat sini, beberapa kali hampir selip ban sepeda saya. Tapi sejak kondisi seperti ini semakin banyak permintaan kirim paket, dan ini jalur satu-satunya,” pungkasnya.*

Kabupaten ​Lumajang, Satu Detik – Material vulkanik di Jembatan Besuk Kobokan belum tuntas dibersihkan hingga kini, Sabtu (22/11/2025) pagi.

Ketebalan abu vulkanik mencapai 5 sentimeter, menyusul letusan sekunder aliran lahar Gunung Semeru yang terjadi kemarin sore.

Kondisi itu membuat jalan menjadi sangat licin dan membahayakan pengguna jalan.

​Hal ini disampaikan Kepala Regu (Danru) Damkar Kabupaten Lumajang, Zaenuri, yang menyebut proses pembersihan intens dilakukan.

​”Jembatannya licin dan kalau dibiarkan bisa membahayakan pengendara. Kemarin saja tidak sedikit yang tergelincir,” jelas Zaenuri ketika di lokasi.

Petugas mengalami kendala selama proses penyemprotan, karena jauh dari sumber air.

Petugas harus menempuh belasan kilometer, hingga ke wilayah Kamar Kajang (Umbulan) untuk mengisi ulang tangki air.

Petugas mengimbau masyarakat untuk membatasi pergerakan di jalur tersebut hingga situasi dinyatakan aman sepenuhnya.

​Namun meskipun kondisi berbahaya, beberapa warga masih melakukan aktivitasnya. Seperti Edo (29), seorang kurir paket yang mengaku terpaksa nekat melintasi Jembatan Besok Kobokan karena tuntutan pekerjaan.

Apalagi ia harus menempuh rute harian sejauh 40 kilometer dari Candipuro hingga ke Tempursari.

“Sebetulnya ngeri lewat sini, beberapa kali hampir selip ban sepeda saya. Tapi sejak kondisi seperti ini semakin banyak permintaan kirim paket, dan ini jalur satu-satunya,” pungkasnya.(mrus)

Facebook Comments Box

Penulis : muachrus

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Sinergi TNI dan Insan Pers, Pusat Teritorial TNI Angkatan Darat Gelar Pembinaan Media Informasi Teritorial di Kodim 0821 Lumajang
Tim Pusterad Mabes TNI AD Kunjungi Markas PWI Kabupaten Lumajang
Perkuat Deteksi Dini, Pemkab Lumajang Tekan Risiko Penyakit Jantung
Tradisi Kupatan di Lumajang Gerakkan Ekonomi Rakyat dan Pariwisata
Lantik 98 PNS, Bupati Lumajang Tekankan Transformasi Budaya Kerja ASN yang Berorientasi Pelayanan
TNI AD Siapkan Batalyon Teritorial Pembangunan untuk Perkuat Pertahanan dan Ketahanan Pangan
Perhutani KPH Probolinggo Lakukan Pengukuran Lahan untuk Rencana Pengembangan KDMP di Lumajang
Pemkab Lumajang Salurkan Dana Tunggu Hunian bagi 43 KK Terdampak Semeru

Berita Terkait

Wednesday, 1 April 2026 - 15:03 WIB

Sinergi TNI dan Insan Pers, Pusat Teritorial TNI Angkatan Darat Gelar Pembinaan Media Informasi Teritorial di Kodim 0821 Lumajang

Wednesday, 1 April 2026 - 14:52 WIB

Tim Pusterad Mabes TNI AD Kunjungi Markas PWI Kabupaten Lumajang

Monday, 30 March 2026 - 20:23 WIB

Perkuat Deteksi Dini, Pemkab Lumajang Tekan Risiko Penyakit Jantung

Monday, 30 March 2026 - 20:04 WIB

Tradisi Kupatan di Lumajang Gerakkan Ekonomi Rakyat dan Pariwisata

Saturday, 14 March 2026 - 04:03 WIB

TNI AD Siapkan Batalyon Teritorial Pembangunan untuk Perkuat Pertahanan dan Ketahanan Pangan

Saturday, 14 March 2026 - 03:41 WIB

Perhutani KPH Probolinggo Lakukan Pengukuran Lahan untuk Rencana Pengembangan KDMP di Lumajang

Thursday, 26 February 2026 - 23:00 WIB

Pemkab Lumajang Salurkan Dana Tunggu Hunian bagi 43 KK Terdampak Semeru

Thursday, 26 February 2026 - 04:23 WIB

Sopir Truk Oleng di Jalan Nasional Lumajang–Probolinggo Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Sekda Lumajang saat menyerahkan tali asih kepada PNS purna tugas

Uncategorized

Pemkab Lumajang Beri Penghargaan kepada 27 PNS Purna Tugas

Monday, 30 Mar 2026 - 20:00 WIB