Lumajang, Satu Detik – Tim Pengawas (Timwas) Bencana DPR RI memastikan komitmennya untuk mendorong percepatan perbaikan infrastruktur yang hancur akibat erupsi Gunung Semeru, Rabu (19/11/2025).
Namun, Timwas tidak menjanjikan batas waktu pasti kapan penanganan bencana di Lumajang akan rampung.
Ketua Timwas Penanganan Bencana DPR RI, H. M. Husni (Fraksi Gerindra), menyatakan bahwa seluruh kebutuhan yang dipaparkan oleh Bupati dan Kepala BNPB akan segera ditindaklanjuti.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Kerusakan vital seperti tanggul dan akses jalan akan kami sampaikan langsung kepada Menteri PUPR selaku mitra kerja. Demikian juga dengan lonjakan kasus ISPA, akan kami bawa ke Kementerian Kesehatan,” ujar Husni, Rabu (26/11/2025).
Meskipun batas waktu penanganan belum ditentukan, Husni menegaskan bahwa prioritas DPR RI adalah memastikan kehadiran Pemerintah di lapangan.
”Kami memastikan bahwa Pemerintah hadir dan terlibat langsung dalam penanganan bencana, itu yang penting,” tegasnya.
Timwas DPR RI memberikan apresiasi tinggi kepada warga Lumajang. Kesiapan dan tingkat edukasi masyarakat dalam menghadapi ancaman Semeru terbukti efektif, dengan tercatatnya nihil korban jiwa dalam insiden erupsi 2025.
Warga dihimbau untuk terus waspada dan mematuhi zona larangan mendekati lokasi rawan bencana.
Terkait waktu penyelesaian, Husni menjelaskan penanganan bencana tidak bisa dipatok pada jangka waktu tertentu, baik dua maupun tiga bulan.
”Penanganan ke depan ini sangat bergantung pada situasi Semeru yang masih berstatus Awas. Semoga tidak ada erupsi susulan,” pungkasnya, mengindikasikan bahwa kondisi vulkanik aktif menjadi faktor penentu utama penyelesaian penanganan.(mrus)
Penulis : muachrus
Editor : Mujibul Choir

















