Kades di Lumajang Mukai Keluhkan Pemangkasan Dana Desa dari Pusat Hingga 80 Persen

- Penulis Berita

Thursday, 22 January 2026 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Babakan M. Rifal Andrianto

Kepala Desa Babakan M. Rifal Andrianto

Lumajang, satu Detik – Kebijakan pemerintah pusat yang memangkas transfer Dana Desa (DD) hingga 70 sampai 80 persen, dari pagu anggaran mulai menuai keluhan kepala desa di Kabupaten Lumajang.

Kepala Desa Babakan, Kecamatan Padang, Moch. Rifal Andrianto mengungkapkan, pemangkasan Dana Desa tersebut berdampak langsung terhadap keberlangsungan program pembangunan desa yang telah direncanakan bersama masyarakat.

“Desa Babakan tahun ini hanya menerima Dana Desa sekitar Rp 300 juta. Setelah dikurangi untuk biaya program lainnya, hanya tersisa sekitar Rp 100 juta untuk pembangunan fisik,” ungkap Rifal, Kamis (22/1/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, kewenangan desa dalam mengelola Dana Desa semakin terbatas, akibat kebijakan tersebut.

Menurutnya, dana yang tersisa belum mampu mengakomodir kebutuhan pembangunan secara optimal.

“Ini saja namanya Dana Desa, tapi kita tidak punya kewenangan secara merdeka 100 persen mengelola anggaran, dari sisa Rp 300 juta itu,” ujarnya.

Meski demikian, Rifal memastikan sejumlah program prioritas seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dan honor kader posyandu masih dapat terpenuhi.

“Kalau BLT, honor kader posyandu, dan program lain masih aman. Tapi yang terdampak besar adalah pembangunan fisik desa,” jelasnya.

Ia menambahkan, berkurangnya Dana Desa membuat pelaksanaan visi dan misi kepala desa tidak berjalan maksimal.

Pembangunan infrastruktur desa yang menjadi kebutuhan utama masyarakat, terpaksa ditunda.

“Yang terdampak itu pembangunan fisik yang menjadi tanggung jawab kepala desa. Akhirnya visi misi kades jadi amburadul,” keluhnya.

Ia bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam asosiasi kepala desa berharap dapat berkomunikasi dan bernegosiasi dengan pemerintah pusat, terkait kebijakan tersebut.

Mereka meminta adanya alternatif sumber pendanaan lain untuk mendukung pembangunan desa.

“Kalau Dana Desa berkurang signifikan, paling tidak ada anggaran lain seperti BKK atau pokir dewan yang bisa masuk ke desa. Bahkan dana dusun Rp 50 juta per tahun dikali tiga tahun hanya Rp 150 juta, itu pun masih kurang,” pungkasnya.(Har)

Facebook Comments Box

Penulis : Hariyanto

Editor : MJ Choir

Berita Terkait

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap
Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib
Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu
Satlantas Polres Lumajang Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Minak Koncar
PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten
PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni
DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah
DPRD Lumajang Soroti Ketidakjelasan Status Sekolah Swasta yang Layak Dinegerikan

Berita Terkait

Tuesday, 10 February 2026 - 21:58 WIB

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 February 2026 - 21:55 WIB

Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib

Tuesday, 10 February 2026 - 21:51 WIB

Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu

Monday, 9 February 2026 - 23:25 WIB

PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten

Monday, 9 February 2026 - 23:22 WIB

PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni

Tuesday, 3 February 2026 - 23:07 WIB

DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah

Tuesday, 3 February 2026 - 23:00 WIB

DPRD Lumajang Soroti Ketidakjelasan Status Sekolah Swasta yang Layak Dinegerikan

Tuesday, 3 February 2026 - 05:11 WIB

Bawa Puluhan Gram Sabu, 2 Pria Pengendara Mobil Calya Diciduk Polisi di Jalur Trans Kalimantan

Berita Terbaru

Kasi Pidm Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto, SH

Daerah

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 Feb 2026 - 21:58 WIB

Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lumajang

Uncategorized

Kades dan Perangkat Desa di Lumajang Belum Terima Gaji Dua Bulan

Monday, 9 Feb 2026 - 23:35 WIB