Perkuat Lumajang, Bupati Tuntut Inpres Untuk Bangun Infrastruktur Tahan Bencana

- Penulis Berita

Saturday, 25 October 2025 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati dan Wakil Bupati Lumajang menemui warga saat  bergotong royong membangun jembatatan sementara

Bupati dan Wakil Bupati Lumajang menemui warga saat bergotong royong membangun jembatatan sementara

​Lumajang, Satu Detik – Kabupaten Lumajang sedang dihadapkan dengan krisis infrastruktur serius akibat bencana. Apalagi memasuki musim hujan dan dampak aktivitas Gunung Semeru.

Kabupaten Lumajang sebagai daerah rawan bencana mencatat kerusakan infrastruktur paling banyak. Kondisi itu diperparah dengan pemotongan anggaran pusat.

​Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, MSi, berjuang keras mengamankan dana untuk perbaikan infrastruktur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya tersebut mendesak, karena Pemerintah Daerah (Pemda) menghadapi pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur.

​Pemotongan anggaran kali ini mencapai Rp 266 miliar, angka yang jauh lebih besar dari pemotongan sebelumnya, yang hanya Rp 59 miliar.

​”Lumajang ini daerah rawan bencana, yang butuh perhatian khusus dalam pembangunan dan pemulihan infrastruktur. Sekarang saja ada 3 jembatan putus akibat bencana,” ungkap Bunda Indah

​Meskipun kerusakan vital tiga jembatan tersebut telah dilaporkan ke Gubernur Jawa Timur dan disurvei, perbaikan belum dapat dilakukan.

​Kebutuhan perbaikan yang mendesak lainnya seperti ruas jalan sekitar 1.090 kilometer, perbaikan 200 an lebih ruang kelas, kebutuhan irigasi dan air bersih.

​Bunda Indah menegaskan, pembangunan infrastruktur yang tangguh dan tahan bencana bukan lagi pilihan, melainkan keharusan fiskal, demi menjamin konektivitas dan keselamatan masyarakat.

​​”Saya sudah mengirim surat ke Pak Presiden dan Menteri PU, Menteri Pertanian dan lain-lain. Agar infrastruktur yang rusak itu bisa dibangun lewat Instruksi Presiden (Inpres), Bantuan Presiden (Banpres), atau apapun itu,” pungkasnya.(mrus)

Facebook Comments Box

Penulis : muachrus

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Penghuni New Site Development di Handel Bere Kapuas di Data Ulang
Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap
Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib
Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu
Satlantas Polres Lumajang Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Minak Koncar
PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten
PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni
DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah

Berita Terkait

Thursday, 12 February 2026 - 10:18 WIB

Penghuni New Site Development di Handel Bere Kapuas di Data Ulang

Tuesday, 10 February 2026 - 21:58 WIB

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 February 2026 - 21:55 WIB

Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib

Tuesday, 10 February 2026 - 21:51 WIB

Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu

Monday, 9 February 2026 - 23:28 WIB

Satlantas Polres Lumajang Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Minak Koncar

Monday, 9 February 2026 - 23:25 WIB

PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten

Monday, 9 February 2026 - 23:22 WIB

PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni

Tuesday, 3 February 2026 - 23:07 WIB

DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah

Berita Terbaru

Kasi Pidm Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto, SH

Daerah

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 Feb 2026 - 21:58 WIB