TNI AD Siapkan Batalyon Teritorial Pembangunan untuk Perkuat Pertahanan dan Ketahanan Pangan

- Penulis Berita

Saturday, 14 March 2026 - 04:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dandim 0821 Lumajang  Letkol Arh Anton Subhandi, S.AP saat ditemui media

Dandim 0821 Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.AP saat ditemui media

Lumajang, Satu Detik — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) tengah menggencarkan pembentukan ratusan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (BTP) baru di berbagai daerah di Indonesia.

Program ini bertujuan memperkuat kedaulatan dan pengamanan wilayah sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Kebijakan tersebut menargetkan pembentukan sekitar 150 batalyon setiap tahun hingga 2029.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menjalankan fungsi pertahanan, BTP juga dirancang untuk mendukung pembangunan wilayah, pemberdayaan lahan tidur, swasembada pangan, serta bersinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.AP., menyampaikan bahwa BTP memiliki peran strategis tidak hanya dalam aspek militer, tetapi juga dalam pembangunan daerah dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Selain fungsi pertahanan, BTP dirancang untuk mendukung pembangunan wilayah, swasembada pangan, pengentasan kemiskinan, serta program prioritas pemerintah seperti makan bergizi gratis,” ungkap Anton Subhandi, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama BTP adalah penguatan ketahanan pangan. Setiap batalyon nantinya akan mengelola lahan sekitar 60 hektare yang dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian maupun peternakan.

“BTP berfokus pada ketahanan pangan, di mana setiap BTP akan memanfaatkan lahan sekitar 60 hektare dan memiliki kompi khusus yang beranggotakan personel dengan keahlian pertanian dan peternakan,” jelasnya.

Di Kabupaten Lumajang, rencana pembangunan BTP saat ini telah memasuki tahap survei lokasi.

Kawasan yang dipertimbangkan berada di wilayah hutan Desa Burno, Kecamatan Senduro, yang dinilai memenuhi sejumlah persyaratan teknis.

Menurut Anton, lokasi tersebut dipilih karena memiliki akses yang cukup baik serta luasan lahan yang dinilai memadai untuk pembangunan fasilitas batalyon dan pengembangan lahan produktif.

“Lokasi tersebut masuk dalam kriteria yang dibutuhkan dalam membangun BTP, terutama berkaitan dengan ketersediaan air bersih,” tambahnya.

Program pembentukan BTP ini merupakan implementasi konsep Optimum Essential Force yang bertujuan memperkuat sistem pertahanan negara sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan perekonomian masyarakat.

Dengan pembangunan yang dilakukan secara tersebar di berbagai wilayah Indonesia, kehadiran BTP diharapkan tidak hanya meningkatkan kesiapsiagaan pertahanan, tetapi juga mendorong kemandirian pangan serta pemanfaatan lahan secara produktif di daerah. (Yon)

Facebook Comments Box

Penulis : Yoni Kristianto

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Lumajang Perluas Layanan Gizi, SPPG Citrodiwangsan 5 Resmi Beroperasi
Bupati Lumajang Turun Tangan, Pastikan Remaja Pascaoperasi Tumor Dapat Akses Layanan Optimal
Korban Pencurian Bentor di Lumajang Tebus Kendaraan Rp1 Juta, Polisi Lakukan Penyelidikan
Diduga Jadi Korban Penipuan Modus Percepatan Haji, Dua Lansia di Lumajang Rugi Rp81 Juta
Proyek SPAM Sumber Mrutu Lumajang Masuk Tahap Lelang, Anggaran Rp 60 Miliar
Pemkab Lumajang Perkuat Peran Inspektorat sebagai Sistem Peringatan Dini
Ekonomi Lumajang 2025 Tumbuh 5,35 Persen, Lampaui Nasional dan Jatim
Lumajang Canangkan Desa Cantik 2026, Desa Jadi Pusat Data Pembangunan
Tag :

Berita Terkait

Sunday, 26 April 2026 - 18:46 WIB

Lumajang Perluas Layanan Gizi, SPPG Citrodiwangsan 5 Resmi Beroperasi

Sunday, 26 April 2026 - 18:41 WIB

Bupati Lumajang Turun Tangan, Pastikan Remaja Pascaoperasi Tumor Dapat Akses Layanan Optimal

Sunday, 26 April 2026 - 18:37 WIB

Korban Pencurian Bentor di Lumajang Tebus Kendaraan Rp1 Juta, Polisi Lakukan Penyelidikan

Friday, 24 April 2026 - 18:49 WIB

Diduga Jadi Korban Penipuan Modus Percepatan Haji, Dua Lansia di Lumajang Rugi Rp81 Juta

Friday, 24 April 2026 - 18:34 WIB

Proyek SPAM Sumber Mrutu Lumajang Masuk Tahap Lelang, Anggaran Rp 60 Miliar

Thursday, 23 April 2026 - 19:28 WIB

Ekonomi Lumajang 2025 Tumbuh 5,35 Persen, Lampaui Nasional dan Jatim

Thursday, 23 April 2026 - 19:25 WIB

Lumajang Canangkan Desa Cantik 2026, Desa Jadi Pusat Data Pembangunan

Thursday, 23 April 2026 - 19:18 WIB

Warga Desa Jugosari Lumajang Perbaiki Tanggul Jebol Secara Swadaya

Berita Terbaru