Lumajang Perkuat Arah Pembangunan Pariwisata Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

- Penulis Berita

Wednesday, 28 January 2026 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pariwisata bersama Ketua Kadin saat acara Travel Agent Gathering dan Fam'sTrip di Aston

Kepala Dinas Pariwisata bersama Ketua Kadin saat acara Travel Agent Gathering dan Fam'sTrip di Aston

Lumajang, Satu Detik – Pemerintah Kabupaten Lumajang mempertegas pariwisata sebagai sektor strategis penggerak ekonomi daerah melalui penguatan kolaborasi lintas sektor.

Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip yang digelar di Aston Inn Lumajang, Rabu (28/1/2026), dengan menghadirkan sekitar 50 agen perjalanan dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum pertemuan pelaku wisata, tetapi juga langkah konkret untuk memperluas akses pasar destinasi Lumajang agar masuk dalam arus utama pergerakan wisata nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui pertemuan antara pelaku industri perjalanan, dunia usaha dan pemerintah, Lumajang mendorong pengelolaan pariwisata yang profesional, terukur dan berkelanjutan.

Acara tersebut merupakan hasil sinergi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lumajang bersama Aston Inn Lumajang, dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Kolaborasi ini dinilai penting karena pariwisata tidak hanya berkaitan dengan destinasi, tetapi juga investasi, penciptaan lapangan kerja, perputaran ekonomi, serta penguatan citra daerah.

General Manager Aston Inn Lumajang, Otniel Rezha El Shaddai, mengatakan Lumajang memiliki kekayaan destinasi yang beragam, mulai dari wisata alam, budaya, hingga petualangan. Namun, potensi tersebut perlu ditopang strategi promosi yang tepat sasaran agar benar-benar menjadi produk wisata yang siap dipasarkan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap Lumajang semakin terbuka dan maju dalam pengembangan pariwisata. Ini bukan sekadar pertemuan, tetapi ruang untuk membangun jejaring, bertukar gagasan, dan membuka peluang kerja sama bisnis yang nyata,” ujarnya.

Ia menambahkan, Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip diharapkan menghasilkan kerja sama konkret berupa paket wisata, rute perjalanan, serta skema promosi yang terhubung langsung dengan jaringan pemasaran agen perjalanan nasional.

Pola ini dinilai lebih efektif karena berbasis pasar, bukan sekadar berbasis event.

Ketua Kadin Lumajang, Agus Setiawan, menegaskan bahwa pengembangan pariwisata harus dibangun melalui kerja kolektif.

Menurutnya, destinasi yang kuat tidak hanya mengandalkan keindahan visual, tetapi juga kualitas layanan, keamanan, kebersihan, keramahan masyarakat, serta kesiapan pelaku ekonomi lokal.

“Pariwisata bukan hanya soal destinasi dan fasilitas, tetapi juga kualitas sumber daya manusia dan keberlanjutan. Tanpa kesiapan masyarakat, pariwisata tidak akan berjalan optimal,” tegasnya.

Ia menilai, pengelolaan pariwisata yang tepat akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, mulai dari UMKM kuliner dan oleh-oleh, sektor ekonomi kreatif, transportasi lokal, pemandu wisata, hingga penginapan dan homestay.

Karena itu, strategi pariwisata harus diarahkan pada pembentukan ekosistem ekonomi, bukan sekadar pembangunan spot wisata.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Astiadi, menyatakan, pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya.

Menurutnya, kegiatan semacam ini memiliki nilai strategis karena menjadi sarana diskusi langsung terkait kebutuhan industri, standar layanan, serta pemetaan peluang promosi destinasi.

“Pariwisata merupakan sektor multisektor. Tidak boleh ada ego sektoral. Semua pihak harus memiliki persepsi yang sama untuk memajukan pariwisata Lumajang,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar Lumajang mampu naik kelas sebagai destinasi yang kompetitif.

Upaya tersebut tidak hanya melalui promosi keindahan alam, tetapi juga penyediaan produk wisata siap jual, seperti paket wisata tematik, kalender event, dan integrasi antar destinasi.

Melalui Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip ini, Lumajang optimistis dapat memperluas jejaring pemasaran dan meningkatkan daya saing destinasi.

Dengan promosi yang terarah dan kerja sama berkelanjutan, pariwisata diharapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus membuka lapangan kerja dan memperkuat UMKM lokal.(har)

Facebook Comments Box

Penulis : Hariyanto

Editor : MJ Choir

Berita Terkait

Lumajang Raih Predikat Kota Bersertifikat Adipura 2026, Bupati Apresiasi Kolaborasi Warga
Pemkab Lumajang Pastikan THR ASN Cair Pekan Ini
Momen Ramadan dan Idulfitri 2026, Pemkab Lumajang Perkuat Pengendalian Inflasi
Bunda Indah Ajak Wajib Pajak Lumajang Segera Lapor SPT Tahunan, ASN Diharapkan Menjadi Pelopor
Tiga Kali Erupsi, Gunung Semeru di Lumajang Luncurkan Awan Panas Hingga 3 Kilometer
Pemkab Lumajang Perkuat Fasilitasi Operasi Katarak Gratis, 900 Warga Masih Antre
PAD Tumpak Sewu Lumajang Melonjak Hingga Capai Rp 1,8 Miliar per Tahun
Kades dan Perangkat Desa di Lumajang Belum Terima Gaji Dua Bulan

Berita Terkait

Thursday, 26 February 2026 - 22:56 WIB

Lumajang Raih Predikat Kota Bersertifikat Adipura 2026, Bupati Apresiasi Kolaborasi Warga

Tuesday, 24 February 2026 - 20:04 WIB

Momen Ramadan dan Idulfitri 2026, Pemkab Lumajang Perkuat Pengendalian Inflasi

Monday, 23 February 2026 - 23:35 WIB

Bunda Indah Ajak Wajib Pajak Lumajang Segera Lapor SPT Tahunan, ASN Diharapkan Menjadi Pelopor

Friday, 13 February 2026 - 19:23 WIB

Tiga Kali Erupsi, Gunung Semeru di Lumajang Luncurkan Awan Panas Hingga 3 Kilometer

Thursday, 12 February 2026 - 21:10 WIB

Pemkab Lumajang Perkuat Fasilitasi Operasi Katarak Gratis, 900 Warga Masih Antre

Tuesday, 10 February 2026 - 22:01 WIB

PAD Tumpak Sewu Lumajang Melonjak Hingga Capai Rp 1,8 Miliar per Tahun

Monday, 9 February 2026 - 23:35 WIB

Kades dan Perangkat Desa di Lumajang Belum Terima Gaji Dua Bulan

Monday, 9 February 2026 - 23:15 WIB

Disperkimtan Kapuas akan Laksanakan Program 1 Miliar Per Desa dan Bedah Rumah di Tahun 2026

Berita Terbaru