DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah

- Penulis Berita

Tuesday, 3 February 2026 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi D DPRD Lumajang saat dialog bersama Dispendik

Komisi D DPRD Lumajang saat dialog bersama Dispendik

Lumajang, Satu Detik – Upaya pembenahan sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan oleh pemerintah mendapat perhatian serius dari DPRD Lumajang.

Dewan menilai kebijakan di sektor pendidikan tidak hanya berdampak pada mutu pembelajaran, tetapi juga beririsan langsung dengan stabilitas sosial, kepercayaan publik, hingga iklim investasi daerah.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang, Supratman, SH, menegaskan, pembenahan sarpras pendidikan harus dioptimalkan agar kondisi fasilitas sekolah dapat pulih dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembenahan sarpras kami dukung sepenuhnya. Namun di sisi lain, pemerintah juga harus mampu menciptakan situasi Lumajang yang kondusif secara umum,” ujar Supratman, Selasa (3/2/2026).

Menurutnya, penciptaan iklim yang kondusif tidak dapat dilepaskan dari sinergi antara pemerintah daerah, media massa, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Ia menilai, media selama ini berperan penting dalam mendorong kemajuan daerah. Khususnya melalui fungsi kontrol terhadap kebijakan publik.

Dalam konteks tersebut, Supratman menekankan peran strategis Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk merangkul media melalui komunikasi yang lebih terstruktur.

“Diskominfo perlu menjadwalkan pertemuan rutin dengan media agar ekspos pemberitaan bisa lebih berimbang,” tegasnya.

Selain itu, Supratman juga menyoroti kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, terutama terkait implementasi kebijakan regrouping sekolah.

Ia mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak dijalankan secara administratif semata, melainkan didasarkan pada kajian komprehensif terhadap kondisi riil sekolah.

Menurutnya, regrouping harus mempertimbangkan berbagai aspek, seperti potensi peserta didik, ketersediaan tenaga pendidik, serta kelayakan sarana dan prasarana pendukung.

Jika dipaksakan tanpa perencanaan matang, kebijakan tersebut dinilai tidak efektif dan berpotensi mengakibatkan pemborosan anggaran.

“Kebijakan yang tidak berbasis kebutuhan nyata, berisiko menimbulkan ketimpangan pembangunan pendidikan. Sekolah yang seharusnya menjadi prioritas justru bisa tidak tersentuh program peningkatan sarpras,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa optimalisasi sarana dan prasarana pendidikan merupakan faktor strategis dalam meningkatkan mutu pembelajaran.

Hal itu menuntut perencanaan berbasis kebutuhan, sistem pengadaan yang efektif dan transparan, pemeliharaan berkelanjutan, serta pengelolaan inventaris yang tertata.

“Fasilitas yang memadai, mulai dari ruang kelas yang layak hingga alat bantu pembelajaran, berdampak langsung pada kenyamanan belajar dan hasil pendidikan peserta didik,” pungkasnya.(Yon)

Facebook Comments Box

Penulis : Yoni Kristiono

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

TNI AD Siapkan Batalyon Teritorial Pembangunan untuk Perkuat Pertahanan dan Ketahanan Pangan
Perhutani KPH Probolinggo Lakukan Pengukuran Lahan untuk Rencana Pengembangan KDMP di Lumajang
Pemkab Lumajang Salurkan Dana Tunggu Hunian bagi 43 KK Terdampak Semeru
Sopir Truk Oleng di Jalan Nasional Lumajang–Probolinggo Diamankan Polisi
Pemkab Lumajang dan Baznas Santuni 1.000 Anak Yatim di Pendopo Arya Wiraraja
Pemkab Lumajang Percepat Pertumbuhan Ekonomi Melalui Sektor Unggulan dan Digitalisasi
Wajah Baru Ramadan di Lumajang, Alun-Alun Jadi Ruang Belajar dan Penguatan Spiritual
Jelang Ramadan Tiba, Harga Bahan Pokok di Lumajang Masih Stabil

Berita Terkait

Saturday, 14 March 2026 - 04:03 WIB

TNI AD Siapkan Batalyon Teritorial Pembangunan untuk Perkuat Pertahanan dan Ketahanan Pangan

Saturday, 14 March 2026 - 03:41 WIB

Perhutani KPH Probolinggo Lakukan Pengukuran Lahan untuk Rencana Pengembangan KDMP di Lumajang

Thursday, 26 February 2026 - 23:00 WIB

Pemkab Lumajang Salurkan Dana Tunggu Hunian bagi 43 KK Terdampak Semeru

Thursday, 26 February 2026 - 04:23 WIB

Sopir Truk Oleng di Jalan Nasional Lumajang–Probolinggo Diamankan Polisi

Wednesday, 25 February 2026 - 19:11 WIB

Pemkab Lumajang dan Baznas Santuni 1.000 Anak Yatim di Pendopo Arya Wiraraja

Tuesday, 24 February 2026 - 20:09 WIB

Pemkab Lumajang Percepat Pertumbuhan Ekonomi Melalui Sektor Unggulan dan Digitalisasi

Monday, 23 February 2026 - 23:39 WIB

Wajah Baru Ramadan di Lumajang, Alun-Alun Jadi Ruang Belajar dan Penguatan Spiritual

Saturday, 14 February 2026 - 12:30 WIB

Jelang Ramadan Tiba, Harga Bahan Pokok di Lumajang Masih Stabil

Berita Terbaru