Disnaker Lumajang Rancang Skema Baru Penyaluran PMI ke Luar Negeri Tanpa Modal

- Penulis Berita

Monday, 27 October 2025 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi (Gemini)

Foto ilustrasi (Gemini)

​Lumajang, Satu Detik – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lumajang sedang mempersiapkan gebrakan baru dalam mekanisme penyaluran Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).

Gebrakan baru tersebut diharapkan dapat memangkas jumlah migrasi non-prosedural yang kerap memicu risiko tinggi.

​Kepala Disnaker Lumajang, Subechan, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya sedang menjalin kemitraan strategis dengan penyalur pekerja migran berskala besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Rencananya, penyalur utama tersebut akan membuka layanan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Lumajang. Layanan yang ditawarkan dengan prosedur yang jauh lebih akomodatif.

​”Selama ini, penyalur yang beroperasi di Lumajang sifatnya masih cabang. Kini, kami mengundang penyalur induk langsung dari Kabupaten Malang,” ujar Subechan ketika dikonfirmasi, Senin (27/10/2025).

​​Subechan juga menjelaskan, motif utama para CPMI bekerja di luar negeri lantaran tekanan kondisi ekonomi.

Situasi yang mendesak tersebut acap kali mendorong mereka memilih jalur pintas alias ilegal. Terutama karena banyak penyedia jasa mewajibkan pembayaran di muka.

Padahal, pada kenyataannya, sebagian besar CPMI belum memiliki dana yang memadai.

​”Kemudahan yang kami tawarkan, mereka bisa berangkat bekerja tanpa mengeluarkan biaya awal sedikit pun. Setelah mulai bekerja di negara tujuan, gajinya akan dipotong sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati,” paparnya.

​Subechan juga menegaskan bahwa semua peminat akan tetap melalui proses seleksi ketat yang dikoordinasikan oleh Disnaker.

​”Mekanisme prosesnya tetap standar, pembedanya adalah tidak diperlukannya modal awal. Mereka rencananya akan diberangkatkan menuju Taiwan, Hong Kong, dan Malaysia,” pungkasnya.(mrus)

Facebook Comments Box

Penulis : muachrus

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Penghuni New Site Development di Handel Bere Kapuas di Data Ulang
Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap
Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib
Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu
Satlantas Polres Lumajang Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Minak Koncar
PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten
PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni
DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah

Berita Terkait

Thursday, 12 February 2026 - 10:18 WIB

Penghuni New Site Development di Handel Bere Kapuas di Data Ulang

Tuesday, 10 February 2026 - 21:58 WIB

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 February 2026 - 21:55 WIB

Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib

Tuesday, 10 February 2026 - 21:51 WIB

Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu

Monday, 9 February 2026 - 23:28 WIB

Satlantas Polres Lumajang Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Minak Koncar

Monday, 9 February 2026 - 23:25 WIB

PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten

Monday, 9 February 2026 - 23:22 WIB

PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni

Tuesday, 3 February 2026 - 23:07 WIB

DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah

Berita Terbaru

Kasi Pidm Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto, SH

Daerah

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 Feb 2026 - 21:58 WIB