Lumajang, Satu Detik – Warga Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang menggelar aksi demo menolak rencana aktivitas penambangan yang dilakukan oleh PT 3S yang berada di Dusun Kamarkajang, tepatnya di utara sungai.
Dalam orasinya, Agus perwakilan dari warga menyampaikan tuntutan agar aktivitas penambangan yang lokasinya berada di utara tanggul sungai dihentikan selamanya.
Warga khawatir penambangan di lokasi tersebut akan memicu meluapnya lahar panas dan lahar dingin dari Gunung Semeru yang membahayakan permukiman penduduk.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami atas nama warga Sumberwuluh meminta rencana aktivitas penambangan PT 3S yang berada di utara sungai di hentikan selamanya. Warga memperbolehkan hanya aktivitas penambangan yang di selatan sungai,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan dari pemilik tambang, Subeno mengatakan bahwa untuk sementara pihaknya akan mengikuti tuntutan warga, selama belum ada keputusan dari pimpinan perusahaannya.
“Untuk sementara kita mengikuti kemauan warga dulu, selama belum ada keputusan dari pimpinan perusahaan,” katanya.
Dipimpin langsung oleh Kasat Sabhara Polres Lumajang, Akp. Sarjito, Tim gabungan dari kepolisian serta 40 personil TNI dikerahkan untuk mengamankan masa aksi demo pada, Jumat, (12/12/25) tersebut.
Kabag Perencanaan Polres Lumajang, Adhi, yang saat itu mempimpin negosiasi antara warga dan perwakilan pemilik tambang mengatakan, bahwa untuk sementara telah disepakati untuk segala aktivitas penambangan berhenti, dan semua alat berat dikeluarkan dari area tambang sampai ada keputusan lebih lanjut.
“Untuk sementara telah disepakati untuk segala ktivitas penambangan di utara sungai dihentikan dan alat berat sudah dikeluarkan, hingga ada keputusan lebih lanjut,” ungkapnya.
Dikatakan Adhi, meski masa aksi demo berjalan kondusif, dan masa telah meninggalkan lokasi penambangan, namun petugas dari tim gabungan kepolisian masih di siagakan.
“Alhamdulillah masa aksi demo bisa tertib dan mematuhi kesepakatan dari masing-masing pihak. Selepas alat berat dikeluarkan serta para warga meninggalkan lokasi, kami dan petugas kepolisian masih siap siaga di sekitar lokasi,” pungkasnya.(budi)
Penulis : Budianto
Editor : Mujibul Choir

















