Bupati Kapuas Hadiri Peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden RI di Banjarbaru

- Penulis Berita

Tuesday, 13 January 2026 - 05:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bupati Kapuas HM. Wiyatno didampingi Sekda Dr. Usis I sengkai saat menghadiri peresmian Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Foto Bupati Kapuas HM. Wiyatno didampingi Sekda Dr. Usis I sengkai saat menghadiri peresmian Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Banjarbaru, Satu Detik – Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno, didampingi Sekretaris Daerah Dr. Usis I. Sangkai kepala OPD terkait menghadiri peresmian 166 Sekolah Rakyat (SR) di 34 Provinsi yang dipusatkan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Senin (12/1/2026).

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu kebijakan strategis nasional yang digagas Presiden Prabowo sebagai upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Saat ini Sekolah Rakyat telah melayani lebih dari 15 ribu siswa di seluruh Indonesia. Pemerintah menargetkan 45 ribu siswa pada tahun ajaran ini dan meningkat menjadi 60 ribu siswa pada tahun 2027.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pembangunan nasional tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan semata, tetapi harus disertai dengan pemerataan yang nyata dan dirasakan oleh rakyat paling bawah.

Tujuan utama bernegara adalah menghadirkan kesejahteraan, melindungi rakyat dari ancaman kemiskinan, kelaparan, penyakit, dan penderitaan.

“Pertumbuhan harus disertai pemerataan. Negara harus berani hadir dan membela rakyat kecil. Sekolah Rakyat adalah wujud keberanian negara untuk memastikan anak-anak dari keluarga paling tidak mampu tetap memiliki harapan dan masa depan,” tegasnya we

Presiden juga memberikan motivasi langsung kepada para siswa Sekolah Rakyat agar tidak minder dengan latar belakang keluarganya.

Ia menekankan bahwa orang tua yang bekerja keras secara halal adalah sosok yang mulia dan pendidikan adalah jalan untuk memperbaiki kehidupan seluruh Rakyat Indonesia, bukan hanya segelintir orang.

Dalam kesempatan yang sama menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam laporannya menyampaikan bahwa dari total 166 titik Sekolah Rakyat yang diresmikan, program ini terbesar di 34 Provinsi dan 131 Kabupaten/Kota, dengan jumlah 15.954 siswa, 2.218 guru, dan 4.889 tenaga kependidikan.

Mayoritas siswa berasal dari keluarga sangat rentan, dengan orang tua bekerja sebagai buruh harian, petani, nelayan, pemulung, dan pekerja sektor informal lainnya.

Mensos juga menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan pendidikan formal, tetapi dibangun sebagai ekosistem perlindungan, pemulihan, dan pemberdayaan.

Para siswa mendapatkan pemenuhan gizi, pemeriksaan kesehatan, pendidikan berasrama, pembinaan karakter, serta dukungan psikologis. Program ini juga disinergikan dengan bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Bupati Kapuas menambahkan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas mendukung penuh program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia dan pengentasan kemiskinan di daerah.

Pemkab Kapuas siap bersinergi dengan Pemerintah Pusat agar manfaat program Sekolah Rakyat dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat. (Mir)

Facebook Comments Box

Penulis : Mirhan

Editor : MJ Choir

Berita Terkait

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap
Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib
Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu
Satlantas Polres Lumajang Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Minak Koncar
PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten
PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni
DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah
DPRD Lumajang Soroti Ketidakjelasan Status Sekolah Swasta yang Layak Dinegerikan
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 10 February 2026 - 21:58 WIB

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 February 2026 - 21:55 WIB

Satlantas Polres Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib

Tuesday, 10 February 2026 - 21:51 WIB

Bupati Lumajang Instruksikan Fasilitas Kesehatan Tidak Menolak Pasien Tidak Mampu

Monday, 9 February 2026 - 23:25 WIB

PWI Lumajang Dorong Peningkatan UKW, Baru 30 Persen Wartawan yang Kompeten

Monday, 9 February 2026 - 23:22 WIB

PWI Tegaskan, HPN 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Seremoni

Tuesday, 3 February 2026 - 23:07 WIB

DPRD Lumajang Soroti Pembenahan Sarpras Pendidikan dan Kebijakan Regrouping Sekolah

Tuesday, 3 February 2026 - 23:00 WIB

DPRD Lumajang Soroti Ketidakjelasan Status Sekolah Swasta yang Layak Dinegerikan

Tuesday, 3 February 2026 - 05:11 WIB

Bawa Puluhan Gram Sabu, 2 Pria Pengendara Mobil Calya Diciduk Polisi di Jalur Trans Kalimantan

Berita Terbaru

Kasi Pidm Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto, SH

Daerah

Kasus Peluru Nyasar di MTsN Lumajang Belum Terungkap

Tuesday, 10 Feb 2026 - 21:58 WIB

Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lumajang

Uncategorized

Kades dan Perangkat Desa di Lumajang Belum Terima Gaji Dua Bulan

Monday, 9 Feb 2026 - 23:35 WIB