Kuala Kapuas, Satu Detik – Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kapuas menggelar Khotmil Qur’an bertempat di Masjid At Taubah Rutan Kapuas, Selasa (13/1/2026).
Kegiatan keagamaan dilakukan sebagai bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan.
Acara dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Budi Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan H. Suwarno Muriyat dan perwakilan unsur Forkopimda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rangkaian kegiatan diawali dengan syair Habsyi, pembacaan ayat suci Al – Qur’an, dilanjutkan Khatmil Qur’an oleh warga binaan, ceramah agama oleh Ustadz Umar tentang hikmah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ditutup dengan do’a bersama.
Budi Kurniawan dalam sambutannya mengatakan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan keagamaan dilingkungan Rutan Kapuas.
Menurutnya, peringatan Isra Mi’raj dan Khotmil Qur’an menjadi momentum penting untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus memperbaiki diri ke arah yang lebih baik.
“Kami berharap momentum Isra Mi’raj dan Khotmil Qur’an ini dapat menjadi sarana introspeksi dan hijrah bagi kita semua, khususnya warga binaan, untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas iman dan takwa, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” ucapnya
Budi juga menambahkan bahwa Pemkab Kapuas terus mendukung kegiatan pembinaan keagamaan di Rutan sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kesiapan warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Rutan Kelas IIB Kapuas Daniel Kristianto menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan kerohanian bertujuan memberikan ketenangan batin, memperkuat akhlak, serta menumbuhkan semangat religius di kalangan warga binaan.
Peringatan Isra Mi’raj ini dikatakannya memiliki makna yang sangat mendalam, khususnya bagi semua yang berada di lingkungan Rutan.
“Isra Mi’raj bukan hanya perjalanan luar biasa Rasulullah SAW, tetapi juga mengandung pesan spiritual tentang pentingnya keimanan, ketaatan, dan kedisiplinan dalam menjalani kehidupan, terutama melalui kewajiban sholat sebagai tiang agama,” ungkapnya
Melalui kegiatan ini diharapkan warga binaan dapat menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai titik hijrah, yakni perubahan diri ke arah yang lebih baik.Hijrah tidak hanya berpindah tempat, tetapi hijrah hati, hijrah perilaku, dan hijrah akhlak, dari kebiasaan lama menuju kehidupan yang lebih bermakna, beriman, dan bertanggung jawab. (Mir)
Penulis : Mirhan
Editor : MJ Choir

















