Lumajang, Satu Detik, – Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, akan merelokasi pedagang Pasar Krai, Kecamatan Yosowilangun, setelah bangunan lapak pasar tersebut ambruk.
Peristiwa ambruknya lapak terjadi saat sejumlah pedagang tengah beraktivitas pada Selasa (20/1/2026).
Akibat kejadian tersebut, tiga orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD dr. Haryoto Lumajang serta Puskesmas Yosowilangun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, mengatakan bangunan yang ambruk merupakan pasar temporer yang hanya digunakan saat pasar hewan digelar seminggu sekali.
“Bangunan yang rusak tadi kan pasar temporer. Nanti akan kita relokasi ke dalam bangunan utama pasar yang dibangun pada 2019 lalu,” kata Yudha saat ditemui di RSUD dr. Haryoto Lumajang, Selasa (20/1/2026).
Menurut Yudha, kapasitas bangunan pasar permanen masih mencukupi untuk menampung pedagang yang terdampak. Sebab, pedagang yang menggunakan lapak temporer tersebut tidak berjualan setiap hari.
“Di dalam masih cukup, karena yang dipindah ini pedagang temporer, jadi tidak setiap hari berjualan. Masih bisa ditampung di dalam,” ujarnya.
Yudha menjelaskan, ambruknya lapak Pasar Krai disebabkan kondisi bangunan yang sudah lapuk dimakan usia. Ia memastikan, saat kejadian tidak terdapat faktor cuaca ekstrem.
“Cuaca cerah, tidak ada angin kencang. Penyebabnya murni karena bangunan sudah tua dan tidak kuat menahan beban genteng,” katanya.
Ia menambahkan, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena terjadi pada pagi hari saat pasar belum terlalu ramai. (Har)
Penulis : Hariyanto
Editor : Mujibul Choir

















