PAD Tumpak Sewu Lumajang Melonjak Hingga Capai Rp 1,8 Miliar per Tahun

- Penulis Berita

Tuesday, 10 February 2026 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan wisata Tumpak Sewu Pronojiwo Lumajang

Penampakan wisata Tumpak Sewu Pronojiwo Lumajang

Lumajang, Satu Detik – Destinasi wisata unggulan berupa air terjun Tumpak Sewu, yang ada di lereng Gunung Semeru tercatat memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Lumajang.

Pemerintah Kabupaten Lumajang mencatat, pendapatan dari sektor wisata Tumpak Sewu mencapai sekitar Rp 150 juta per bulan di tahun 2025.

Dengan angka tersebut, kontribusi tahunan Tumpak Sewu terhadap kas daerah diperkirakan mencapai Rp 1,8 miliar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Lumajang, Indah Amperawati mengatakan, capaian PAD tersebut meningkat sekitar 50 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya berkisar Rp 100 juta per bulan.

“Kenaikan pendapatan pajak wisata Tumpak Sewu dari sekitar Rp 100 juta menjadi Rp 150 juta per bulan,” ungkap Indah, Senin (9/2/2026).

Menurut Indah, lonjakan pendapatan tersebut merupakan hasil dari penataan sistem pengelolaan wisata, penguatan pengawasan, serta komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh aktivitas ekonomi di kawasan wisata tercatat dan memberikan kontribusi bagi daerah.

Ia menilai, pengelolaan potensi lokal di Kabupaten Lumajang, khususnya sektor pariwisata, kini semakin tertib dan transparan sehingga berdampak langsung terhadap keuangan daerah.

“Ketika potensi daerah dikelola dengan sistem yang jelas dan pengawasan yang konsisten, maka manfaat fiskalnya akan kembali ke masyarakat,” ujar Indah.

Indah menjelaskan, peningkatan pendapatan dari pajak wisata tersebut akan dikembalikan kepada masyarakat melalui pembiayaan pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Ia menyebut, terbatasnya dana transfer dari pemerintah pusat mendorong daerah untuk mencari sumber pembiayaan alternatif.

“Situasinya memang saat ini pemerintah harus memutar otak bagaimana agar PAD meningkat karena dana transfer kita dipotong. Salah satu alternatifnya ya sektor wisata,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan, pengelolaan Wisata Tumpak Sewu diarahkan pada prinsip keberlanjutan, tidak semata mengejar jumlah kunjungan.

Pemerintah daerah, berupaya menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kepatuhan terhadap regulasi.

“Saat ini fasilitas penunjang wisata di Pronojiwo sudah semakin banyak. Ada homestay, rumah makan, hingga kendaraan wisata. Ini bukan hanya berkah untuk PAD, tetapi juga berkah bagi masyarakat Lumajang,” pungkasnya.(Har)

Facebook Comments Box

Penulis : Hariyanto

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Lumajang Raih Predikat Kota Bersertifikat Adipura 2026, Bupati Apresiasi Kolaborasi Warga
Pemkab Lumajang Pastikan THR ASN Cair Pekan Ini
Momen Ramadan dan Idulfitri 2026, Pemkab Lumajang Perkuat Pengendalian Inflasi
Bunda Indah Ajak Wajib Pajak Lumajang Segera Lapor SPT Tahunan, ASN Diharapkan Menjadi Pelopor
Tiga Kali Erupsi, Gunung Semeru di Lumajang Luncurkan Awan Panas Hingga 3 Kilometer
Pemkab Lumajang Perkuat Fasilitasi Operasi Katarak Gratis, 900 Warga Masih Antre
Kades dan Perangkat Desa di Lumajang Belum Terima Gaji Dua Bulan
Disperkimtan Kapuas akan Laksanakan Program 1 Miliar Per Desa dan Bedah Rumah di Tahun 2026
Tag :

Berita Terkait

Thursday, 26 February 2026 - 22:56 WIB

Lumajang Raih Predikat Kota Bersertifikat Adipura 2026, Bupati Apresiasi Kolaborasi Warga

Tuesday, 24 February 2026 - 20:04 WIB

Momen Ramadan dan Idulfitri 2026, Pemkab Lumajang Perkuat Pengendalian Inflasi

Monday, 23 February 2026 - 23:35 WIB

Bunda Indah Ajak Wajib Pajak Lumajang Segera Lapor SPT Tahunan, ASN Diharapkan Menjadi Pelopor

Friday, 13 February 2026 - 19:23 WIB

Tiga Kali Erupsi, Gunung Semeru di Lumajang Luncurkan Awan Panas Hingga 3 Kilometer

Thursday, 12 February 2026 - 21:10 WIB

Pemkab Lumajang Perkuat Fasilitasi Operasi Katarak Gratis, 900 Warga Masih Antre

Tuesday, 10 February 2026 - 22:01 WIB

PAD Tumpak Sewu Lumajang Melonjak Hingga Capai Rp 1,8 Miliar per Tahun

Monday, 9 February 2026 - 23:35 WIB

Kades dan Perangkat Desa di Lumajang Belum Terima Gaji Dua Bulan

Monday, 9 February 2026 - 23:15 WIB

Disperkimtan Kapuas akan Laksanakan Program 1 Miliar Per Desa dan Bedah Rumah di Tahun 2026

Berita Terbaru