Lumajang, Satu Detik – Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan pentingnya transformasi budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) yang berorientasi pada pelayanan, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan dalam pelantikan dan pengambilan sumpah ASN di Aula Nagara Bhakti BKPSDM, Senin (30/3/2026).
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan bahwa tantangan birokrasi ke depan tidak dapat lagi diselesaikan hanya dengan rutinitas administratif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, ASN dituntut menghadirkan pelayanan yang responsif, solutif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Budaya kerja yang kita bangun harus berkarakter melayani, cepat beradaptasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Jangan sampai kepercayaan publik yang sudah baik ini justru menurun karena kinerja kita,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan birokrasi di Lumajang kini berfokus pada kepercayaan publik sebagai indikator utama keberhasilan.
Kepercayaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif yang harus dijaga melalui konsistensi kinerja dan integritas aparatur.
Menurutnya, budaya melayani tidak hanya sebatas kewajiban formal, tetapi harus menjadi sikap dasar dalam setiap tindakan ASN.
Pelayanan publik diharapkan hadir secara humanis, cepat, dan tepat sasaran agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selain itu, ASN juga dituntut memiliki kemampuan adaptasi di tengah perubahan, baik dalam aspek teknologi, regulasi, maupun ekspektasi publik.
Aparatur diharapkan terus belajar, terbuka terhadap inovasi, serta mampu menyesuaikan cara kerja agar tetap relevan dan efektif.
Lebih lanjut, orientasi pada dampak nyata dinilai menjadi pembeda antara birokrasi yang sekadar bekerja dengan birokrasi yang benar-benar melayani.
Setiap program dan kebijakan harus menghasilkan manfaat konkret bagi masyarakat, tidak hanya berhenti pada laporan administratif.
Sebanyak 98 PNS dilantik dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia aparatur. ASN yang baru dilantik diharapkan mampu membawa semangat perubahan dan meningkatkan kualitas pelayanan di lingkungan kerja masing-masing.
Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik merupakan aset yang rentan, yang dapat tumbuh melalui kinerja nyata namun juga berpotensi menurun jika tidak dijaga dengan konsistensi dan akuntabilitas.
Dengan penegasan budaya kerja yang melayani, adaptif, dan berdampak, Pemkab Lumajang optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menghadirkan birokrasi yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.(Har)
Penulis : Hariyanto
Editor : Mujibul Choir

















