Lumajang, Satu Detik – Beredar kabar ada sekitar 8.000 guru madrasah se- Kabupaten Lumajang bakal turun ke jalan besok Senin (8/7/2024).
Ribuan guru madrasah yang tergabung dalam organisasi DPD PGMI akan demo didepan kantor Pemkab Lumajang untuk mempertanyakan kelanjutan honor Non NIP bulan Juli-Desember 2024.
Koordinator Lapangan Gerakan Batin Guru Madrasah se-Lumajang, Hasan Basri menuturkan
ada sekitar 8.000 orang guru madrasah dari berbagai jenjang RA, MI, MTS, dan MA akan turun ke jalan besok.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi turun jalan ini murni untuk mempertanyakan kejelasan dan kepastian terkait nasib honor Non NIP mulai Juli-Desember.
“Rekan-rekan guru madrasah ingin bertemu Pj Bupati dan Sekda Lumajang mempertanyakan kejelasan honor Non NIP untuk bulan Juli – Desember dihapus atau dilanjutkan,” ungkapnya
Masih kata Hasan Basri bahwa aksi turun jalan besok ini tidak unsur kepentingan apapun, termasuk politik. Juga memastikan tidak ada penyandang dana.
Dirinya juga menginstruksikan agar tidak menerima bantuan dari siapapun, meskipun sekedar air minum.
“Kami tidak ingin aksi turun jalan besok ini ternodai oleh narasi-narasi kepentingan dari orang-orang tak bertanggung jawab selain guru madrasah. Kecuali mempertanyakan honor guru Non NIP itu,” tegasnya (Ibnu)
Penulis : Kurniawan
Editor : MJ Choir
















