Lumajang , Satu Detik – Pemerintah Kabupaten Lumajang menempatkan desa sebagai garda terdepan dalam percepatan penurunan stunting dengan memperkuat peran rembug stunting sebagai forum strategis di tingkat akar rumput.
Hal tersebut ditegaskan dalam kegiatan Rembug Stunting dan sosialisasi program GENTING yang digelar pada Rabu(15/04/2026).
Pemerintah daerah menilai keberhasilan penanganan stunting sangat ditentukan oleh efektivitas perencanaan dan pelaksanaan program di tingkat desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Asisten Administrasi Sekda Lumajang, Akhmad Taufik, menyatakan bahwa rembug stunting harus dimanfaatkan sebagai ruang kolaborasi yang produktif, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Di desa, semua intervensi dirancang, dijalankan dan dievaluasi. Di situlah kunci keberhasilan penanganan stunting,” ujarnya.
Ia menjelaskan, desa memiliki peran sentral mulai dari identifikasi masalah, penentuan sasaran, hingga pelaksanaan intervensi yang langsung menyentuh masyarakat.
Untuk mendukung hal tersebut, penguatan peran Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di tingkat kecamatan dan desa menjadi langkah penting agar koordinasi berjalan lebih efektif dan terarah.
Dengan koordinasi yang kuat, program yang dijalankan diharapkan tidak tumpang tindih serta mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Program GENTING juga menjadi bagian dari strategi percepatan melalui pendekatan langsung kepada keluarga berisiko, baik dalam pemenuhan gizi maupun perbaikan lingkungan seperti sanitasi dan akses air bersih.
Pendekatan ini dinilai mampu mempercepat hasil karena intervensi dilakukan secara spesifik dan terukur sesuai kondisi masing-masing desa.
Sebagai capaian, sejumlah kecamatan seperti Sumbersuko, Yosowilangun, dan Ranuyoso mendapatkan apresiasi atas keberhasilannya mewujudkan desa bebas stunting.
Pemerintah Kabupaten Lumajang optimistis, dengan menjadikan desa sebagai pusat intervensi dan rembug stunting sebagai penggerak utama, percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.(Har)
Penulis : Hariyanto
Editor : Teguh Ekaja
















