Posyandu Lumajang Harus Jadi Simpul Edukasi Humanis

- Penulis Berita

Friday, 8 August 2025 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Lumajang saat meninjau Posyandu Mawar Desa Grobogan

Ketua TP PKK Lumajang saat meninjau Posyandu Mawar Desa Grobogan

Lumajang, Satu Detik ¬- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menegaskan Posyandu tidak boleh dipandang semata sebagai tempat pelayanan kesehatan dasar.

Menurutnya, Posyandu perlu berkembang menjadi simpul edukasi masyarakat yang inklusif dan humanis.

“Posyandu tidak cukup hanya melayani timbang balita atau imunisasi. Ia harus menjadi ruang edukasi yang terbuka, membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi, tumbuh kembang anak, serta kesehatan keluarga secara menyeluruh,” ujarnya saat meninjau Posyandu Mawar, Dusun Kedungspikul, Desa Grobogan, Kecamatan Kedungjajang, Kamis (7/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memantau pelaksanaan program Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Dewi disambut antusias oleh kader, warga, dan unsur Forkopimca Kedungjajang.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kader yang secara sukarela menjalankan fungsi sosial penting di masyarakat.

Menurut Dewi, model ILP membawa paradigma baru dalam pelayanan kesehatan desa.

Layanan yang diberikan terintegrasi, mulai imunisasi, pemantauan tumbuh kembang, pemeriksaan ibu hamil, penyuluhan gizi, hingga pencegahan stunting dan penyakit menular.

Namun, ia menekankan inovasi harus dibarengi perubahan cara pandang.

“Kehadiran Posyandu bukan hanya soal angka dan data, melainkan membangun relasi, menyampaikan pengetahuan dengan bahasa yang membumi, dan menumbuhkan kepercayaan antara kader dan warga,” katanya.

Dewi berpesan agar semua pemangku kepentingan, dari kader desa hingga tenaga medis puskesmas, menjaga semangat keterbukaan dan gotong royong.

Pendidikan kesehatan, menurutnya, harus bersifat dialogis dan mampu merangkul semua kalangan, termasuk kelompok rentan.

Dalam kunjungan itu, Dewi meninjau proses pelayanan, berdialog dengan kader, dan menyerahkan bantuan makanan tambahan bagi balita sebagai bagian dari upaya penurunan stunting.

Ia menegaskan, Pemkab Lumajang mendukung penguatan layanan primer melalui sosialisasi masif, peningkatan kualitas layanan, dan pelibatan komunitas, termasuk pesantren serta organisasi kemasyarakatan.

“Pendidikan kesehatan yang hidup di tengah masyarakat hanya bisa terwujud jika Posyandu menjadi rumah belajar yang ramah. Ini investasi sosial yang nilainya jauh melampaui sekadar program,” pungkasnya.(yoni)

Facebook Comments Box

Penulis : Yoni Kristiono

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Lumajang Perluas Layanan Gizi, SPPG Citrodiwangsan 5 Resmi Beroperasi
Bupati Lumajang Turun Tangan, Pastikan Remaja Pascaoperasi Tumor Dapat Akses Layanan Optimal
Korban Pencurian Bentor di Lumajang Tebus Kendaraan Rp1 Juta, Polisi Lakukan Penyelidikan
Diduga Jadi Korban Penipuan Modus Percepatan Haji, Dua Lansia di Lumajang Rugi Rp81 Juta
Proyek SPAM Sumber Mrutu Lumajang Masuk Tahap Lelang, Anggaran Rp 60 Miliar
Pemkab Lumajang Perkuat Peran Inspektorat sebagai Sistem Peringatan Dini
Ekonomi Lumajang 2025 Tumbuh 5,35 Persen, Lampaui Nasional dan Jatim
Lumajang Canangkan Desa Cantik 2026, Desa Jadi Pusat Data Pembangunan

Berita Terkait

Sunday, 26 April 2026 - 18:46 WIB

Lumajang Perluas Layanan Gizi, SPPG Citrodiwangsan 5 Resmi Beroperasi

Sunday, 26 April 2026 - 18:41 WIB

Bupati Lumajang Turun Tangan, Pastikan Remaja Pascaoperasi Tumor Dapat Akses Layanan Optimal

Sunday, 26 April 2026 - 18:37 WIB

Korban Pencurian Bentor di Lumajang Tebus Kendaraan Rp1 Juta, Polisi Lakukan Penyelidikan

Friday, 24 April 2026 - 18:49 WIB

Diduga Jadi Korban Penipuan Modus Percepatan Haji, Dua Lansia di Lumajang Rugi Rp81 Juta

Friday, 24 April 2026 - 18:34 WIB

Proyek SPAM Sumber Mrutu Lumajang Masuk Tahap Lelang, Anggaran Rp 60 Miliar

Thursday, 23 April 2026 - 19:28 WIB

Ekonomi Lumajang 2025 Tumbuh 5,35 Persen, Lampaui Nasional dan Jatim

Thursday, 23 April 2026 - 19:25 WIB

Lumajang Canangkan Desa Cantik 2026, Desa Jadi Pusat Data Pembangunan

Thursday, 23 April 2026 - 19:18 WIB

Warga Desa Jugosari Lumajang Perbaiki Tanggul Jebol Secara Swadaya

Berita Terbaru