Lumajang, Satu Detik – Menyikapi pernyataan Dewan terkait mahalnya harga tiket di Pemandian Alam Selokambang. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Yuli Harismawati angkat bicara.
Ia menjelaskan, jika kenaikan tiket sudah sesuai dan sudah dibahas dengan Dewan. Menurut Yuli, kenaikan yang terjadi hanya pada hari libur saja sebesar Rp. 15.000., namun pada hari biasa masih terjangkau di kisaran harga Rp. 7.000.
“Naiknya kan hanya saat liburan saja mas. Dan itu sudah kita bahas dulu dengan teman-teman di Dewan,” katanya, Rabu (5/6/2024).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Atas kenaikan itu pula menurut Yuli, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dibebankan kepada Pemandian Alam Selokambang sebesar 1,8 miliar bisa terpenuhi.
“Tahun ini pun kami juga di target sebesar 1,8 miliar. Dan sampai dengan bulan Mei kemarin saja, alokasi angaran untuk PAD sudah mencapai sekitar hampir 600 sampai 800 juta yang sudah kami kantongi,” tuturnya.
Harga tiket masuk tersebut dinilai sudah sebanding, karena beberapa objek wisata yang terkoneksi satu sama lain kini sudah mulai berjalan.
Artinya Kabupaten Lumajang sudah siap menjadi sebuah destinasi wisata unggulan, apalagi tahun ini pemerintah juga sudah membangun Terminal Gerbang BTS (Bromo Tengger Semeru) yang ada di Pasar Agro Kecamatan Senduro.
“Karena Kabupaten Lumajang masuk KSPN (Kawasan Strategi Pariwisata Nasional), sehingga ini menjadi pintu gerbang masuk ke wisata secara keseluruhan. Sehingga dampaknya baik untuk Kabupaten Lumajang,” pungkasnya. (yon/cho)
Penulis : Yoni Kristiono
Editor : MJ Choir
















