Jalur Pasirian Lumajang Licin Akibat Tumpahan Solar, 7 Pemotor Jadi Korban Siapa yang Bertanggungjawab

- Penulis Berita

Monday, 5 January 2026 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Damkar ketika melakukan pembersihan tumpahan solar jalur Pasirian Lumajang

Petugas Damkar ketika melakukan pembersihan tumpahan solar jalur Pasirian Lumajang

Lumajang, Satu Detik – Ruas jalan nasional di Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, berubah menjadi zona berbahaya yang mengancam keselamatan pengguna jalan.

Ceceran solar yang membasahi aspal, memicu kecelakaan tunggal yang melibatkan setidaknya tujuh pengendara sepeda motor, Senin (5/1/2026).

​Mujianto, Kepala Dusun Kebonan, menyebutkan bahwa polusi bahan bakar tersebut meluas hingga radius satu kilometer.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cakupan tumpahan yang cukup panjang tersebut membuat banyak pengendara tidak sempat mengantisipasi kondisi jalan yang licin.

​”Ada tujuh pemotor yang kehilangan kendali dan terjatuh di area Dusun Kebonan akibat genangan solar ini,” terang Mujianto.

​Fenomena itu rupanya bukan peristiwa baru bagi masyarakat setempat. Sugiono, salah seorang warga, mensinyalir, tumpahan solar tersebut berasal dari aktivitas pengangkutan BBM yang abai terhadap standar keamanan.

​”Kejadian ini sering terjadi. Diduga kuat solar meluap dari jeriken yang diangkut truk setelah melakukan pengisian di SPBU terdekat,” imbuh Sugiono.

​Guna meminimalisir risiko jatuhnya korban tambahan, personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lumajang langsung terjun ke lokasi.

Dengan satu unit armada, petugas berupaya mensterilkan permukaan aspal dari zat cair yang berminyak itu.

​Komandan Regu Damkar Lumajang, Muhammad Zainuri, menyayangkan inisiatif warga yang menaburkan pasir di atas tumpahan solar.

Alih-alih meredam kelicinan, pasir yang bercampur minyak justru menciptakan tekstur jalan yang semakin tidak stabil bagi ban motor.

​”Kondisinya makin berisiko karena tumpahan sempat ditimbun pasir. Satu-satunya cara efektif adalah dengan penyemprotan air bertekanan tinggi untuk meluruhkan sisa solar hingga benar-benar bersih,” tegas Zainuri.

​Setelah penanganan intensif, jalur utama tersebut akhirnya dinyatakan steril dan kembali aman untuk dilalui kendaraan.

Facebook Comments Box

Penulis : Makhrus

Editor : Mujibul Choir

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi, Perhutani SKPH Lumajang Gelar Halal Bihalal
Polres Lumajang Amankan Sepuluh Terduga Pelaku Penganiayaan Kades Pakel
Tiga Produk Lumajang Raih Indikasi Geografis, Perkuat Identitas Ekonomi Lereng Semeru
Pemkab Lumajang Tekankan Penyusunan Raperda Harus Hati-hati dan Terukur
Pemkab Lumajang Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepat Penurunan Stunting
Digitalisasi Perkuat Transparansi, Pemkab Lumajang Dorong ASN Manfaatkan JConnect V3
Desa Jadi Garda Terdepan, Pemkab Lumajang Perkuat Peran Rembug Stunti
Bupati Sebut TPP Jadi Kunci Keberhasilan 20 Program Prioritas di Lumajang

Berita Terkait

Friday, 17 April 2026 - 18:55 WIB

Pererat Silaturahmi, Perhutani SKPH Lumajang Gelar Halal Bihalal

Friday, 17 April 2026 - 18:44 WIB

Polres Lumajang Amankan Sepuluh Terduga Pelaku Penganiayaan Kades Pakel

Friday, 17 April 2026 - 18:37 WIB

Tiga Produk Lumajang Raih Indikasi Geografis, Perkuat Identitas Ekonomi Lereng Semeru

Wednesday, 15 April 2026 - 17:35 WIB

Pemkab Lumajang Tekankan Penyusunan Raperda Harus Hati-hati dan Terukur

Wednesday, 15 April 2026 - 17:26 WIB

Pemkab Lumajang Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepat Penurunan Stunting

Wednesday, 15 April 2026 - 16:50 WIB

Desa Jadi Garda Terdepan, Pemkab Lumajang Perkuat Peran Rembug Stunti

Tuesday, 14 April 2026 - 18:38 WIB

Bupati Sebut TPP Jadi Kunci Keberhasilan 20 Program Prioritas di Lumajang

Tuesday, 14 April 2026 - 18:34 WIB

Pengelolaan Bromo Tengger Semeru Perlu Sinergi Antar Daerah

Berita Terbaru